This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Adawiyah, Robbi Atul (2025) Pola asuh orang tua dalam membentuk karakter tangguh anak pada era digital di MI Al Musthofa Canggu Jetis Mojokerto. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Robbi Atul Adawiyah_02240823013.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
Robbi Atul Adawiyah_02240823013_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 22 January 2029. Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pola asuh yang diterapkan oleh orang tua kelas IV,V, dan VI di MI Al Musthofa Canggu Jetis Mojokerto dalam membentuk karakter tangguh anak pada era digital dan sinergitas antara orang tua dan sekolah dalam membentuk karakter tangguh anak pada era digital di MI Al Musthofa Canggu Jetis Mojokerto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua memberikan dampak yang signifikan terhadap pembentukan karakter tangguh anak pada era digital. khususnya dalam aspek kemandirian, kedisiplinan, kepercayaan diri, keberanian, daya juang (resiliensi), dan pengelolaan emosi. Di MI Al Musthofa, ditemukan perbedaan penerapan pola asuh pada tiap jenjang kelas. Pada kelas IV, sebanyak 70% orang tua dengan pola asuh demokratis dan 30% orang tua dengan pola asuh permisif Pada pola demokratis mendorong kepercayaan diri dan pengelolaan emosi yang baik, namun kurang pada kedisiplinan dan kemandirian. Sementara pola asuh permisif berdampak negatif hampir di semua aspek karakter tangguh anak. Pada anak kelas V, sebanyak 75% orang tua dengan pola asuh autoritatif. Pola asuh ini terbukti paling efektif menghasilkan anak yang disiplin, mandiri, dan tangguh. Namun, sebanyak 25% orang tua juga menerapkan pola negligent, yang menyebabkan lemahnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan pengelolaan emosi. Di kelas VI, sebanyak 75% orang tua dengan pola asuh otoriter menciptakan anak yang disiplin namun kurang percaya diri dan rentan secara emosional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh autoritatif paling tepat dalam membentuk karakter tangguh anak pada era digital. Selain itu, pembentukan karakter tangguh anak pada era digital tidak akan berjalan maksimal jika hanya bergantung pada pendidikan karakter tangguh disekolah saja, tetapi juga memerlukan sinergi antara sekolah dan orang tua. Melalui berbagai program kolaboratif yang mendukung pendidikan karakter tangguh anak secara berkelanjutan maka karakter tangguh anak pada era digital dapat terbentuk dengan optimal.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Akhlak Islam Keluarga > Keluarga - Anak |
||||||||||||
| Keywords: | Pola asuh orang tua; karakter tangguh anak; era digital | ||||||||||||
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Robbi Atul Adawiyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 08:36 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 08:36 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/84195 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
