This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Santoso, Restu adiningtyas Putri (2025) Analisis etika bisnis islam terhadap praktik kredit tanpa jaminan di toko Tieka Multik Keboansikep Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Restu adiningtyas Putri Santoso_05010222022 OK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Restu adiningtyas Putri Santoso_05010222022 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 5 January 2029. Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Analisis Etika Bisnis Islam Terhadap Praktik Kredit Tanpa Jaminan di Toko Tieka Multik Keboansikep Sidoarjo”. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena maraknya sistem kredit tanpa jaminan yang banyak digunakan masyarakat sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. Namun, di sisi lain, praktik tersebut sering menimbulkan permasalahan etis seperti keterlambatan pembayaran, kurangnya tanggung jawab konsumen, dan tidak adanya perjanjian tertulis antara penjual dan pembeli. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik kredit tanpa jaminan di Toko Tieka Multik serta bagaimana penerapannya jika ditinjau dari prinsip-prinsip etika bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan sosiologis, yaitu penelitian dilakukan dengan menganalisis secara langsung perilaku hukum dalam masyarakat melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data utama diperoleh dari pemilik Toko Tieka Multik serta para konsumen yang melakukan transaksi kredit, Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah kesesuaian antara praktik di lapangan dan nilai-nilai etika bisnis Islam seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab, serta prinsip saling menguntungkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kredit tanpa jaminan di Toko Tieka Multik berjalan dengan sistem kepercayaan, tanpa adanya jaminan fisik maupun perjanjian tertulis. Transaksi dilakukan secara kekeluargaan dan didasari oleh rasa saling percaya antara penjual dan pembeli. Dari sisi etika bisnis Islam, praktik ini sudah mencerminkan nilai ta‘āwun (tolong-menolong) dan tasāmuḥ (tenggang rasa), karena memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memenuhi kebutuhannya. Namun, masih ditemukan beberapa aspek yang belum sesuai sepenuhnya dengan prinsip etika bisnis Islam, karena masih banyak konsumen yang menunggak pembayaran dan tidak menepati janji. Dengan demikian, peneliti menyarankan agar pemilik toko membuat perjanjian sederhana secara tertulis serta meningkatkan kesadaran etika bisnis baik bagi pihak penjual maupun pembeli. perlunya peningkatan administrasi, serta penegasan mekanisme pembayaran agar praktik kredit berjalan lebih tertib dan sesuai dengan nilai-nilai etika bisnis Islam.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Jual Beli | ||||||||
| Keywords: | Kredit; Kredit tanpa jaminan | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | RESTU ADININGTYAS PUTRI SANTOSO | ||||||||
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 03:34 | ||||||||
| Last Modified: | 05 Jan 2026 03:34 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85675 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
