This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Laily, Aline Nurina Izzatul (2022) Kandungan mikroplastik pada ikan gulamah (johnius macropterus) di perairan selat Madura. Undergraduate thesis, UIN Sunana Ampel Surabaya.
|
Text
Aline Nurina Izzatul Laily_H94218034_Full.pdf Download (3MB) |
Abstract
Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran <5 mm sehingga mudah termakan oleh biota laut. Potensi pencemaranm mikroplastik yang cukup tinggi terjadi di perairan Selat Madura akibat aktivitas antropogenik. Disisi lain ikan gulamah merupakan salah satu hasil tangkapan nelayan di perairan Selat Madura yang banyak digemari oleh masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan mikroplastik pada ikan gulamah di perairan Selat Madura dan kandungan mikroplastik pada air laut serta hubungannya dengan mikroplastik pada ikan gulamah. Identifikasi mikroplastik yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan KOH 30% dan H₂O₂. Hubungan antara kandungan mikroplastik pada ikan gulamah dengan kandungan mikroplastik pada air laut diuji menggunakan Uji Regresi Linear. Jenis mikroplastik yang ditemukan di Selat Madura yaitu fragmen, fiber, film dan pelet. Kelimpahan total mikroplastik pada saluran pernapasan yang terbanyak 261±42,45 partikel/ind ditemukan di perairan Gresik, sedangkan kelimpahan total mikroplastik pada saluran pernapasan 183 ± 32,6 partikel/ind terendah ditemukan di perairan Bangkalan. Kelimpahan total mikroplastik pada saluran pencernaan yang terbanyak 68,5 ±7,86 partikel/ind ditemukan di perairan Surabaya, sedangkan kelimpahan total mikroplastik pada saluran percernaan terendah 51,4 ± 7,86 partikel/ind ditemukan di perairan Bangkalan. Kelimpahan total mikroplastik pada sistem ekskresi yang terbanyak 20,1 ± 3,28 partikel/ind ditemukan di perairan Surabaya, sedangkan kelimpahan total mikroplastik pada sistem ekskresi terendah 14,6 ± 2,56 partikel/ind ditemukan di perairan Bangkalan. Kelimpahan total mikroplastik pada air laut yang terbanyak ditemukan di perairan Surabaya yang mencapai 1310,67 ± 161,74 partikel/liter, sedangkan kelimpahan total mikroplastik air laut terendah ditemukan di perairan Bangkalan mencapai 549 ± 65,11 partikel/liter. Kandungan mikroplastik pada tubuh Ikan Gulamah tidak berhubungan dengan kandungan mikroplastik pada perairan.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Ilmu Kelautan | ||||||||||||
| Keywords: | Mikroplastik; selat Madura; ikan gulamah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan | ||||||||||||
| Depositing User: | aline nurina izzatul laily | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 02:34 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Jan 2026 02:34 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
