This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Fathoni, Moh. Bahrul (2025) Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan etika berbusana peserta didik di MTs Ma'arif Munggung Pulung Ponorogo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Moh. Bahrul Fathoni_06020122113 full.pdf Restricted to Repository staff only until 5 January 2029. Download (2MB) |
|
|
Text
Moh. Bahrul Fathoni_06020122113.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui etika berbusana menurut ajaran islam peserta didik di MTs ma’arif munggung pulung ponorogo, 2) mengetahui peran guru Pendidikan agama islam dalam pembinaan etika berbusana peserta didik di MTs ma’arif munggung pulung ponorogo, 3) Untuk mengetahui dampak pembinaan etika berbusana peserta didik di MTs ma’arif munggung pulung ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Etika berbusana peserta didik di MTs Ma’arif Munggung Pulung Ponorogo secara umum telah sesuai dengan prinsip syariat Islam dan tata tertib madrasah, ditandai dengan pakaian longgar, menutup aurat, serta menjaga kerapian meskipun masih dipengaruhi tren fashion modern dan ekspresi gaya hidup remaja. 2) Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan dilakukan melalui pengawasan langsung, teguran ketika terjadi pelanggaran, keteladanan dalam berpakaian syar’i, serta pemeriksaan rutin kedisiplinan seragam, meskipun pembinaan masih lebih berfokus pada aturan teknis daripada pemahaman nilai spiritual berpakaian dalam Islam. 3) Pembinaan etika berbusana berdampak pada meningkatnya kerapian dan kepatuhan peserta didik terhadap aturan seragam madrasah ketika diberikan teguran oleh guru. Akan tetapi, perubahan tersebut masih cenderung bersifat teknis karena kesadaran syar’i belum terbentuk secara kuat. Pengaruh tren fashion, media sosial, dan teman sebaya masih menyebabkan pelanggaran kecil muncul kembali dalam waktu tertentu. Oleh sebab itu, diperlukan pembinaan yang lebih persuasif, berkelanjutan, dan berorientasi pada internalisasi nilai agar peserta didik mampu menerapkan etika berbusana secara konsisten, baik di dalam maupun di luar lingkungan madrasah.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Guru Pendidikan Islam Pakaian dan Perhiasan |
||||||||||||
| Keywords: | Guru PAI; etika berbusana; peserta didik | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | bahrul fathoni | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 07:17 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Jan 2026 07:17 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
