This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Wafi, Asma Latifah (2025) Konsep pornografi dalam tafsir kontemporer perspektif teori Tafsir Maqasidi Abdul Mustaqim. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Asma Latifah Wafi_02040522066 full.pdf Restricted to Repository staff only until 8 January 2029. Download (5MB) |
|
|
Text
Asma Latifah Wafi_02040522066.pdf Download (5MB) |
Abstract
Pornografi merupakan salah satu fenomena sosial yang terus berkembang, terutama dengan kemajuan teknologi informasi. Konten pornografi yang semakin mudah diakses melalui internet, media sosial, dan platform digital lainnya menimbulkan dampak signifikan terhadap moral individu, keharmonisan keluarga, dan stabilitas sosial. pornografi dipandang sebagai segala perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai syariat, karena merusak akhlak, mengganggu kehormatan manusia, dan berpotensi mendorong perilaku menyimpang. Masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana konsep pornografi dalam Al-Qurān? dan Bagaimana relevansi penafsiran ayat-ayat pornografi dengan teori Tafsīr maqāsidī Abdul mustaqim? Adapun metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengambil pendekatan deskriptif-analitis kualitatif untuk menggambarkan dan menganalisis konsep pornografi dalam tafsir kontemporer teori Tafsīr maqāsidī. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pornografi dalam tafsir kontemporer perspektif teori Tafsīr maqāsidī. termasuk tafsir Al-Qur'an, hadis, serta pemikiran ulama kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pornografi merupakan segala sesuatu yang buruk, dan melanggar syariat islam. Islam mengajarkan pentingnya menjaga pandangan (ghadh al-bashar), memelihara kehormatan (hifzh al-'irdh). dan mencegah segala bentuk eksploitasi seksual. Fenomena pornografi modern membutuhkan pendekatan kontekstual yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan tantangan zaman. Melalui pendekatan maqāṣid al-sharī‘ah, pornografi dapat dilihat sebagai ancaman terhadap tujuan syariat yang bertujuan menjaga pandangan (ghadh al- bashar), memelihara kehormatan (hifzh al-'irdh), menjaga agama (hifzh al-dīn), jiwa (hifzh al-nafs), akal (hifzh al-‘aql), menjaga harta (hifzh al-māl). Dan menjaga keturunan (hifzh al-nasl). Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif dan edukatif untuk menanggulangi dampak pornografi, sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesucian moral. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman konsep pornografi dalam Islam serta solusi yang relevan untuk mengatasi permasalahan ini di era modern.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Tafsir > Tafsir Al Qur'an Pornografi |
||||||||||||
| Keywords: | Pornografi; tafsir kontemporer; teori Maqasidi | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | AsmaLatifah Wafi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 05:12 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Jan 2026 05:12 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
