This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Rofiqi, Mohammad Balyan (2026) Tuhan dan sains moderen: telaah buku ayat-ayat semesta karya Agus Purwanto presfektif al-harakah al-jauhariyah Mulla Sadra. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Mohammad Balyan Rofiqi_07020122037 full.pdf Restricted to Repository staff only until 14 January 2029. Download (4MB) |
|
|
Text
Mohammad Balyan Rofiqi_07020122037.pdf Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini mengangkat dua rumusan masalah, yakni bagaimana konstruksi pemikiran Agus Purwanto mengenai relasi Tuhan dan alam (sains modern) dalam buku Ayat-Ayat Semesta dan tinjauan teori Al-Harakah Al-Jauhariyah Mulla Sadra terhadap konsep sains modern dalam buku Ayat-Ayat Semesta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan filosofis-analitis ini mengkaji relasi Tuhan dan alam dalam buku Ayat-Ayat Semesta karya Agus Purwanto melalui teori Al-Harakah Al-Jauhariyah Mulla Sadra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Purwanto membangun paradigma “Sains Islam” yang menempatkan Al-Qur'an sebagai basis konstruksi ilmu pengetahuan dengan tiga pilar: ontologis (realitas integral fisik-metafisik), epistemologis (Al-Qur'an sebagai pijakan utama), dan aksiologis (ma'rifatullah sebagai tujuan sains). Ia mengintegrasikan sains modern dengan tauhid melalui pembacaan korespondensi antara teori Big Bang, ekspansi kosmos, ketidakpastian kuantum, dan relativitas waktu dengan ayat-ayat kauniyah, sambil menjaga kehati-hatian epistemologis dengan menghindari konkordansi. Teori gerak substansial Sadra melengkapi dimensi ontologis pemikiran Purwanto dengan menjelaskan fenomena alam sebagai transformasi substansi yang bergerak teleologis menuju Wujud Mutlak, di mana ketidakpastian Heisenberg dipahami sebagai watak ontologis materi, Big Bang sebagai tajaddud al-amthal (penciptaan berkelanjutan), evolusi kosmik sebagai proses materi mendaki hierarki wujud melalui isti'dad dan nadhj, serta pencarian Theory of Everything sebagai refleksi wahdat al-wujud. Integrasi keduanya menghasilkan paradigma komprehensif yang memandang sains modern sebagai ibadah intelektual dan aktivitas membaca “kitab alam” sebagai manifestasi nama-nama Allah, membuktikan bahwa rekonstruksi pemahaman kausalitas dan pencarian jejak Tuhan dalam fenomena ilmiah dapat dibangun melalui dialog kritis antara sains modern, tafsir ayat kauniyah, dan filsafat Islam.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Tafsir Tuhan Agama dan Ilmu Pengetahuan |
||||||||
| Keywords: | Tuhan; sains modern; ayat-ayat semesta; al-harakah al-jauhariyah | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam | ||||||||
| Depositing User: | Mohmaad Balyan Rofiqi | ||||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 07:22 | ||||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 07:22 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85779 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
