This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Chusna, Ufiq Ashfiyatul (2025) Fikih awal waktu salat dalam tafsir Jalalain dan al Azhar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Ufiq Ashfiyatul Chusna_ 05020621040.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Ufiq Ashfiyatul Chusna_05020621040_ Full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 January 2029. Download (2MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul Fikih Awal Waktu Salat dalam Tafsir Jalalain dan Al Azhar, ditulis untuk menjawab dua rumusan masalah, yakni tentang awal waktu salat dalam Tafsir Jalalain dan Al Azhar dan awal waktu salat dalam Tafsir Jalalain dan Al Azhar dalam tinjuan fikih awal waktu salat. Data penelitian ini dihimpun menggunakan teknik library research (penelitian pustaka) dengan pendekatan kualitatif. Sumber datanya berupa data primer dan sekunder. Sumber data primer yaitu Tafsir Jalalain merupakan tafsir klasik yang ditulis menggunakan bahasa Arab dan Tafsir Al Azhar merupakan tafsir modern yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia. Sumber data sekunder yaitu skripsi, jurnal, artikel, karya ilmiyah lainnya yang membahas fikih awal waktu salat. Untuk teknik pengolahan data yaitu dengan membaca data-data dari sumber rujukan primer maupun sekunder. Untuk teknik analisis data dengan Deskriptif dan Komparatif. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir Jalalain dan Al Azhar sama-sama menjelaskan penentuan awal waktu salat berdasarkan posisi Matahari, serta menggunakan pendekatan mazhab syafi'i. Tafsir Jalalain sebagai tafsir klasik memberikan penafsiran yang singkat dan padat, namun dalam beberapa ayat masih menggunakan kiasan sehingga tidak menunjukkan waktu salat secara spesifik. Sementara itu, Tafsir Al-Azhar sebagai tafsir modern memberikan penafsiran yang lebih rinci dan sistematis, sehingga lebih mudah dipahami serta lebih sesuai dengan konteks kehidupan modern. Berdasarkan dengan kesimpulan di atas, penulis menyarankan untuk mendalami kajian tafsir khususnya awal waktu salat dalam Tafsir Jalalain dan Al Azhar, dengan memperhatikan perbedaan gaya penafsiran dan konteks penggunaannya. Mengingat Tafsir Al-Azhar lebih mudah dipahami dan relevan di era modern, perlu adanya sosialisasi agar masyarakat lebih memahami waktu salat secara praktis. Selain itu, penulis harap pada penelitian selanjutnya ada peneliti yang fokus terhadap salah satu waktu salat berdasarkan Tafsir klasik atau modern seperti Tafsir Jalalain dan Al Azhar.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Salat > Salat, Waktu Salat Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
||||||||
| Keywords: | Fikih; waktu sholat | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak | ||||||||
| Depositing User: | Ufiq Ashfiyatul Chusna | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 03:07 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Jan 2026 03:38 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85847 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
