This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Iskandar, Muhammad Muhaimin (2023) Hukum zakat profesi bagi youtuber: studi komparatif istinbaṭ hukum Yusuf Qardawi, ‘Abdul ‘Aziz bin Baz dan Wahbah az-Zuḥaili. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Muhammad Muhaimin Iskandar_C95217040 full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 January 2029. Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
Muhammad Muhaimin Iskandar_C95217040.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian yang menjawab dua rumusan masalah, yaitu: 1. Bagaimana pandangan Yusuf Al Qardhalwi, Abdullah Bin Balz dan Wahbah Az-Zuhalili tentang hukum zakat profesi terhadap youtuber ? 2. Bagaimana analisis komparaltif istinbath hukum Yusuf Al Qardhalwi, Abdullah Bin Baz dan Wahbah Az-Zuhaili tentang hukum zakat profesi terhadap youtuber? Penelitian ini merupakan penelitian deduktif yaitu dilakukan dengan cara mengambil kesimpulan setelah meneliti terhadap objek data yang terkumpul secara sistematis, lalu menggunakan metode analisis komparatif digunakan untuk membandingkan antara pemikiran antar tokoh dan diatik kesimpulan. Hasi temuan penelitian ini yaitu Yusuf al- Qarḍāwi hukum zakat profesi balgi YouTubers adalah wajib beliau mendasarkannyal pada Al Qura'n surat al Baqarah: 267, ‘Abdul ‘Azīz dan Wahbah Az-Zuḥailī belialu menyatakan tidak mewajibkan zakat profesi karena zakat profesi ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi SAlW, serta tidak adanya Haul dalam zakat profesi, sedangkan Wahbah Zuḥailī memberikan kelonggaran bagi yang mewajibkan akan adanya zakat profesi. Beliau meyatakan bahwa dimugkinkan adanya kewajiban zakat pada maal mustafad semata ketika menerimanya meski tidak sampai satu tahun. Metode Istinbāṭh yang digunakan para tokoh terletak pada penggunaan dalil yang sama namun berbeda didalam menundukkan dallil. Maka perbedaannya ialah Yusuf al Qarḍāwi mewajibkan zakat profesi youtuber, sedangkan ‘Abdul ‘Azīz bin Baz daln Walhbalh Zuḥailī tidak mewajibkan. Saran dari penelitian ini bahwa bahwa pada saat ini profesi-profesi yang sangat menjanjikan untuk menghalsikan penghasilan yang besar seperti YouTubers. Seiring waktu terkadang profesi ini lebih menghasilkan penghasilan yang lebih besar dari padal petani, peternak, dan pekerjaan lainnya yang membutuhkan banyak tenaga dalam melaksalnakan pekerjaannya. Oleh karena itu masyarakat lebih bijak dalam mempelajari dan menjadikan salahsatu tokoh sebagai landasan hukum tentang zakat profesi khususnya youtubers agar tidak kaku dalam memahami pendapat orang lain, yang mengklaim bahwa pendapat tersebut adalalh satu-satunya pendapat yang paling benar.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Perbandingan Madzhab Zakat |
||||||||
| Keywords: | Zakat profesi; youtuber; istinbaṭ | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzhab | ||||||||
| Depositing User: | Muhammad Muhaimin Iskandar | ||||||||
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 08:08 | ||||||||
| Last Modified: | 07 Jan 2026 08:08 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/85889 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
