Pengaruh harga komoditas pangan terhadap inflasi di delapan kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur tahun 2021-2024

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Handayani, Kurnia (2026) Pengaruh harga komoditas pangan terhadap inflasi di delapan kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur tahun 2021-2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Kurnia Handayani_08010122009 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2029.

Download (5MB)
[img] Text
Kurnia Handayani_08010122009.pdf

Download (5MB)

Abstract

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan dinamika inflasi yang beragam antar kabupaten/kota, yang sebagian dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas pangan. Sebagai lumbung pangan nasional, perubahan harga pada komoditas pangan memiliki pengaruh langsung terhadap tingkat inflasi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga komoditas pangan yang meliputi harga beras, gula pasir, cabai rawit merah, dan bawang merah terhadap inflasi di delapan kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur selama periode tahun 2021–2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan SISKAPERBAPO. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel model random efek yang diolah menggunakan software E-views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga beras berpengaruh signifikan terhadap inflasi dengan nilai probabilitas sebesar 0,0008, harga cabai rawit merah berpengaruh signifikan terhadap inflasi dengan nilai probabilitas 0,001, serta harga gula pasir dengan probabilitas 0,476 dan harga bawang merah nilai probabilitas 0,382 menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi. Secara simultan harga beras, gula pasir, cabai rawit merah, bawang merah berpengaruh signifikan terhadap inflasi dengan nilai F-statistik 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil uji koefisien beta, beras menjadi komoditas yang paling dominan memengaruhi inflasi, karena memiliki nilai β absolute terbesar dibandingkan variabel lainnya. Disarankan agar pemerintah daerah memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), mengoptimalkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi distribusi pangan, terutama untuk komoditas beras. Upaya ini penting dilakukan guna menjaga stabilitas harga pangan pokok, melindungi kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Handayani, Kurniakurniahandayani557@gmail.com08010122009
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIstiandari, Debby Nindyadebbynindya@gmail.com0414129501
Subjects: Bahan Pokok
Ekonomi
Keywords: Komoditas pangan; flutuasi harga; beras; inflasi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Kurnia Handayani
Date Deposited: 12 Jan 2026 08:37
Last Modified: 12 Jan 2026 08:37
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86423

Actions (login required)

View Item View Item