Kecemasan dalam perilaku overthinking pada mahasiswa semester 7 program studi aqidah dan filsafat Islam fakultas ushuluddin dan filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya: perspektif filsafat eksistensialisme Martin Heidegger

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Amla', Sayyidah Mil'a Nujahil (2025) Kecemasan dalam perilaku overthinking pada mahasiswa semester 7 program studi aqidah dan filsafat Islam fakultas ushuluddin dan filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya: perspektif filsafat eksistensialisme Martin Heidegger. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Sayyidah Mil'a Nujahil Amla'_07020122053.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Sayyidah Mil'a Nujahil Amla'_07020122053_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 February 2029.

Download (2MB)

Abstract

Peristiwa Overthinking menjadi masalah psikologis yang banyak dialami oleh mahasiswa. Pada mahasiswa semester 7 program studi Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, overthinking muncul sebagai respons terhadap tekanan akademik, tuntutan sosial serta kekhawatiran terhadap masa depan. Kondisi tersebut berkembang menjadi kecemasan yang mempengaruhi pola pikir, emosi dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk bentuk kecemasan dalam perilaku overthinking pada mahasiswa dan dianalisis melalui perspektif eksistensialisme Martin Heidegger, terutama konsep dasein dan angst. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filosofis eksistensialisme. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi terhadap enam orang mahasiswa semester 7. Analisis data menggunakan analisis konten deskriptif Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi kesimpulan. Analisis hasil penelitian menggunakan teori filsafat eksistensialisme Martin Heidegger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami berbagai pola overthinking yang meliputi, kecemasan berlebih, takut gagal, rasa bersalah berkepanjangan, emosional, fokus pada kesalahan masa lalu, kesulitan mengambil keputusan, gangguan tidur serta penurunan konsentrasi. Dalam perspektif Martin Heidegger, overthinking menggambarkan kondisi inauthentic existence, keadaan ketika dasein terjebak dalam keterjatuhan eksistensial fallenness dan tidak mampu mengarahkan diri sendiri menuju keberadaan yang autentik. Kecemasan angst yang dialami mahasiswa merupakan peluang bagi dasein untuk menyadari keterbatasan, kebebasan dan tanggung jawab eksistensialnya. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman filosofis tentang kecemasan memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pendampingan mental dilingkungan perguruan tinggi, terutama untuk membantu mahasiswa mengelola overthinking secara lebih reflektif dan menuju keberadaan yang lebih autentik.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Amla', Sayyidah Mil'a Nujahilsayyidahmilah@gmail.com07020122053
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAlamsyah, Anas Aminanas.amin.alamsyah@gmail.com2129047001
Subjects: Filsafat
Keywords: Kecemasan; overthinking; mahasiswa; Martin Heidegger; eksistensialisme
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: sayyidah Amla
Date Deposited: 14 Jan 2026 07:52
Last Modified: 14 Jan 2026 07:52
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86441

Actions (login required)

View Item View Item