This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Auliyah, Masyita (2025) Upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi pemilik lahan dan penggarap melalui kerjasama pertanian perspektif teori muzaraah Mazhab Syafi’i di Desa Sukoanyar Lamongan. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Masyita Auliyah_02040324018 full.pdf Restricted to Repository staff only until 9 February 2029. Download (3MB) |
|
|
Text
Masyita Auliyah_02040324018.pdf Download (1MB) |
Abstract
Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian, terutama di Desa Sukoanyar Lamongan. Melalui praktik kerjasama pertanian dengan pembagian hasil berbeda, seperti mbabon dan paroan yang berkontribusi pada tingkat kesejahteraan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah terkait kerjasama pertanian antara pemilik lahan dengan penggarap dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi, dari kerjasama pertanian tersebut ditinjau melalui perspektif teori muzaraah Mazhab Syafi’i. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Kemudian keabsahan datanya melalui triangulasi sumber, waktu, metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua sistem kerjasama pertanian di Desa Sukoanyar yaitu sistem mbabon dengan proporsi 90:10 dan sistem paroan seperti 50:50 dan 60:40. Tingkat kesejahteraan ekonomi pemilik lahan dan penggarap diukur menggunakan indikator kesejahteraan BKKBN, terdiri dari Sun’an berada pada kategori Pra Sejahtera, Huda (KS-I), Sulkan dan Khozin (KS-II), Kasenan (KS-III), serta Cholip (KS-III Plus). Kondisi ini menunjukkan bahwa kerjasama pertanian telah berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi dan mobilitas sosial bagi sebagian pihak, kemudian pemerataan kesejahteraan belum sepenuhnya tercapai bagi satu pihak kerjasama. Ditinjau dari perspektif teori muzaraah Mazhab Syafi’i, bahwa praktik kerjasama pertanian di Desa Sukoanyar telah memenuhi prinsip kemitraan dan keadilan, khususnya pada sistem paroan yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara lebih merata. Sebaliknya sistem mbabon belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan sebab proporsi bagi hasil yang relatif kecil bagi penggarap, sehingga belum mampu memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Ekonomi Islam | ||||||||||||
| Keywords: | Kesejahteraan ekonomi; kerjasama pertanian; muzaraah | ||||||||||||
| Depositing User: | Masyita Auliyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 05:00 | ||||||||||||
| Last Modified: | 09 Feb 2026 05:00 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86633 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
