Epistemologi penafsiran Buya Yahya dalam @buyayahyaofficial: studi analisis tafsir audiovisual

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Haikal, Muhammad Roqy (2026) Epistemologi penafsiran Buya Yahya dalam @buyayahyaofficial: studi analisis tafsir audiovisual. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Roqy Haikal_07040322116.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Muhammad Roqy Haikal_07040322116_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 February 2029.

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan tafsir Al-Quran di era digital menunjukkan transisi yang signifikan dari media cetak ke media audiovisual, terutama melalui YouTube. Fenomena ini menghadirkan peluang besar dalam penyebaran kajian tafsir, namun sekaligus menimbulkan persoalan epistemologis terkait sumber, metode, dan validitas penafsiran. Dalam kondisi tersebut, kehadiran Buya Yahya sebagai ulama pesantren yang aktif membagikan penafsiran Al-Qur’an melalui kanal YouTube @buyayahyaofficial menjadi menarik guna dikaji secara akademik. Tujuan Penelitian ini ialah guna menjawab tiga rumusan masalah: sumber penafsiran, etode dan corak penafsiran, serta validitas penafsiran Buya Yahya dalam tafsir audiovisual Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan metode peenelitian epustakaan. Video-video penafsiran Buya Yahya pada channel YouTube @buyayahyaofficial merupakan sumber data primer, sedangkan buku-buku tentang epistemologi, literatur penafsiran, dan karya akademis terkait merupakan sumber data sekunder. Pendekatan yang digunakan ialah epistemologi tafsir Abdul Mustaqim, yang menitikberatkan pada sumber penafsiran, metode penafsiran, dan validitas penafsiran. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis guna embongkar konstruksi epistemologi penafsiran Buya Yahya dalam media audiovisual.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, pertama, sumber penafsiran Buya Yahya bersifat integratif, menggabungkan Al-Quran, Hadits, pendapat akademis, logika, dan realitas sosial dengan tafsir bil ma'tsūr dan tafsir bil ra'yi. Kedua, dalam hal metode Buya Yahya biasanya menggunakan pendekatan analitis (tahlili) dengan perhatian kontekstual, serta menampilkan corak sosial, hukum, dan teologis. Ketiga, validitas penafsiran Buya Yahya dapat dipertanggungjawabkan secara epistemologis melalui tiga teori kebenaran, yaitu teori koherensi, yang enunjukkan keselarasan penafsiran dengan Al-Qur’an, hadis, dan akidah Ahlusunnah wal Jama‘ah. Teori korespondensi yang memperlihatkan kesesuaian penafsiran dengan realitas sosial, serta teori pragmatisme yang memastikan nilai kemanfaatan penafsiran dalam membentuk kesadaran keagamaan dan perubahan perilaku sosial.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Haikal, Muhammad Roqykakakoqy@gmail.com07040322116
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorPurwanto, Purwantojalamakna@gmail.com2017047802
Subjects: Filsafat
Al Qur'an
Keywords: Epistemologi penafsiran; Buya Yahya; @Buyayahyaofficial; tafsir audiovisual
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Roqy Haikal
Date Deposited: 14 Jan 2026 09:22
Last Modified: 14 Jan 2026 09:22
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86649

Actions (login required)

View Item View Item