Penerapan isolation forest sebagai deteksi outlier untuk klasifikasi penyakit menggunakan metode XGBoost

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Husna, Arina Nihayata (2026) Penerapan isolation forest sebagai deteksi outlier untuk klasifikasi penyakit menggunakan metode XGBoost. Undergraduate thesis, UIN Sunana Ampel Surabaya.

[img] Text
Arina Nihayata Husna_09030222048 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2029.

Download (12MB)
[img] Text
Arina Nihayata Husna_09030222048.pdf

Download (12MB)

Abstract

Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri. Keragaman gejala klinis serta tingginya variasi data pasien membuat proses diagnosis menjadi sulit jika hanya mengandalkan metode konvensional. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis machine learning yang mampu menangani kompleksitas data dan meningkatkan akurasi klasifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi data outlier pada data pasien penyakit autoimun menggunakan metode Isolation Forest serta mengevaluasi kinerja klasifikasi penyakit autoimun dengan metode Extreme Gradient Boosting (XGBoost) setelah dilakukan penanganan outlier dan optimasi parameter. Dataset yang digunakan terdiri dari tujuh kelas penyakit autoimun dengan sejumlah variabel klinis sebagai fitur masukan. Proses pengujian dilakukan dengan memvariasikan nilai contamination percentage (CP) pada Isolation Forest, dilanjutkan dengan hyperparameter tuning pada model XGBoost. Evaluasi model dilakukan menggunakan skema K-Fold Cross Validation dengan metrik akurasi, sensitivitas, dan spesifisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Isolation Forest dengan nilai CP sebesar 10% mampu mengurangi pengaruh data outlier dan menghasilkan kinerja klasifikasi yang lebih stabil. Model XGBoost terbaik menghasilkan akurasi sebesar 89.31%, sensitivitas 88.14%, dan spesifisitas 98.18%. Hasil ini menunjukkan keseimbangan yang baik antara kemampuan mendeteksi penyakit dan meminimalkan kesalahan klasifikasi. Dengan demikian, kombinasi Isolation Forest dan XGBoost berpotensi dikembangkan sebagai sistem pendukung Keputusan untuk membantu tenaga medis dalam diagnosis penyakit autoimun.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Husna, Arina Nihayataarinnihayaa00@gmail.com09030222048
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorNovitasari, Dian Candra Rinidiancrini@uinsby.ac.id2024118502
Thesis advisorHakim, Lutfilutfihakimbungah@gmail.com2025127301
Subjects: Kesehatan
Kesehatan

Matematika
Rumah Sakit
Keywords: Penyakit autoimun; klasifikasi; isolation forest; deteksi outlier; XGBoost
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Matematika
Depositing User: Arina Nihayata Husna
Date Deposited: 20 Feb 2026 07:20
Last Modified: 20 Feb 2026 07:20
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87232

Actions (login required)

View Item View Item