This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Affandi, Najiyyullah Shofuh (2026) Kepemimpinan dinasti dalam al-Qur’an: telaah tafsir Maqāṣidī. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Najiyyullah Shofuh Affandi_02040522049.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Najiyyullah Shofuh Affandi_02040522049_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 21 January 2029. Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang “Kepemimpinan Dinasti dalam al-Qur’an (Telaah Tafsir Maqāṣidī”. Kepemimpinan dinasti selalu menarik perhatian, karena sistem ini merupakan model kepemimpinan ada dari zaman dahulu lalu berpindah dari generasi ke generasi, sehingga kerap memicu perdebatan hangat antara mereka yang melihatnya sebagai bentuk kesinambungan dan stabilitas, dengan mereka yang khawatir akan lahirnya ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami konsep kepemimpinan dinasti dalam al-Qur’an melalui tafsir maqāṣidī dan untuk mengetahui relevansi konsep kepemimpinan dinasti dari prespektif tasfir maqāṣidī. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tafsir maqāṣidī sebagai pisau analisisnya dan menggunakan teknik analisis deskriptif-analitik. Hasilnya, Al-Qur’an tidak mengatur kepemimpinan dinasti secara eksplisit sebagai sistem politik baku, tetapi memuat kisah dan isyarat tentang pewarisan kekuasaan yang dapat dibaca sebagai pola legitimasi dengan syarat-syarat ketat. Melalui metodologi tafsir maqāṣidī Abdul Mustaqim kepemimpinan dinasti dipahami sebagai wasīlah (sarana) yang baru bernilai syar’i bila menjaga maqāṣid al-syarī‘ah. Relevansi yang muncul dari analisis ini yakni terdapat parameter kunci yang ditarik dari keseluruhan analisis, meliputi: legalitas syar’i, keadilan, amanah, tanggung jawab, musyawarah, akuntabilitas–transparansi, kompetensi–meritokrasi, dan orientasi maslahat publik (maṣlaḥah ‘āmmah). Kemudian model ideal pemimpin dinasti yang dirumuskan dari analisis ini mencakup empat karakter utama: berlandaskan keadilan substantif dalam kebijakan dan perlakuan terhadap rakyat, mengutamakan kompetensi dan meritokrasi dalam proses suksesi dan pengisian jabatan, menegakkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan kekuasaan dan keuangan publik, serta menjadikan maslahat umum sebagai tujuan utama seluruh kebijakan.Beberapa saran untuk pemerhati dan peneliti selanjutnya yakni untuk memperluas kajian dengan mengintegrasikan pendekatan tafsir maqāṣidī dengan pendekatan tafsir lain. Kemudian diperlukan studi lapangan yang mengukur bagaimana praktik dinasti politik.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Dirasah Islamiyah Negara Al Qur'an |
||||||||||||
| Keywords: | Kepemimpinan dinasti; tafsir Maqāṣidī | ||||||||||||
| Divisions: | Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Najiyyullah Shofuh | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 01:31 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 01:31 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87383 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
