Kajian hegemoni Antonio Gramsci pada oligarki tambang: analisis pemberian izin usaha pertambang terhadap ormas keagamaan di Indonesia

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wahyu, Lahunur (2025) Kajian hegemoni Antonio Gramsci pada oligarki tambang: analisis pemberian izin usaha pertambang terhadap ormas keagamaan di Indonesia. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Lahunur Wahyu_07020121038.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Lahunur Wahyu_07020121038_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menelaah urgensi pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada organisasi masyarakat keagamaan besar di Indonesia khususnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah melalui Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2024 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024, Berbeda dari beberapa studi-studi terdahulu yang memperlihatkan dampak dari kerusakan lingkungan. Penelitian ini mencoba menelaah dimensi ideologis dan politik kekuasaan oligarki yang bersamaan dengan legitimasi negara dalam bisnis pertambagan dengan menganalisa menggunakan teori hegemoniGramsci. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan,melalui buku, jurnal dan informasi media berita arus utama untuk merumuskananalisis komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsesitambang kepada ormas keagamaan tidak semata-mata merupakan kebijakan ekonomi atau upaya pemerataan kesejahteraan, tetapi merupakan bagian dari strategi hegemoni yang dijalankan oleh negara yang berkelindan dengan kepentingan oligarki tambang. Kebijakan PP No. 25 Tahun 2024, yang membuka peluang prioritas penawaran wilayah IUPK bagi ormas keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah tanpa melalui mekanisme lelang tradisional. Melalui kebijakan tersebut, negara membangun legitimasi dan persetujuan sosial dengan melibatkan aktor-aktor keagamaan yang memiliki pengaruh kuat di tingkat akar rumput. Penelitian ini menemukan bahwa relasi patron-klien antara negara, oligarki tambang, dan ormas penerima IUP berpotensi melemahkan daya kritis ormas keagamaan dan mendorong terjadinya kooptasi politik. Dalam konteks ini, elit ormas keagamaan cenderung bertransformasi dari intelektual organik menjadi intelektual tradisional yang secara tidak langsung mereproduksi dan melegitimasi tatanan hegemonik yang menguntungkan kepentingan oligarki tambang. Dengan demikian, kebijakan pemberian IUP kepada ormas keagamaan berimplikasi serius terhadap independensi masyarakat sipil dan arah perjuangan keadilan sosial di Indonesia.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wahyu, Lahunurlahunur.w@gmail.com07020121038
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorYaqin, Haqqulhaqqulyaqin@uinsby.ac.id2113027201
Subjects: Ideologi Politik
Lingkungan Hidup
Organisasi Masyarakat
Keywords: Oligarki; izin usaha pertambangan (IUP); ormas keagamaan; hegemoni; Antonio Gramsci
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Lahunur Wahyu
Date Deposited: 22 Jan 2026 01:26
Last Modified: 22 Jan 2026 01:27
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87590

Actions (login required)

View Item View Item