This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Amrullah, Aria Rafid (2026) Analysis of News Frames in the Reporting of Charlie Kirk’s Assassination through the Pan and Kosicki Model. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Aria Rafid Amrullah_03020321045.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Aria Rafid Amrullah_03020321045_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 21 January 2029. Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan strategi framing yang digunakan dalam artikel-artikel yang memberitakan penembakan Charlie Kirk pada lima media massa, yaitu The Guardian, CNN, Reuters, The Washington Times, dan Fox News. Dua rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) apa saja strategi framing yang digunakan dalam masing-masing satu artikel berita mengenai pembunuhan Charlie Kirk dari The Guardian, CNN, Reuters, The Washington Times, dan Fox News; dan (2) bagaimana strategi framing tersebut mencerminkan cara penyampaian lima media tersebut. Penelitian ini menggunakan model analisis framing Pan dan Kosicki (1993). Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh masing-masing media serta membandingkan konsistensinya, sekaligus mencermati bagaimana narasi berita dibangun. Data diperoleh dari lima artikel berita yang dihimpun dari masing-masing media, kemudian dianalisis berdasarkan struktur tekstual dalam model Pan dan Kosicki. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap media menyajikan informasi dan tingkat perincian yang berbeda mengenai peristiwa yang sama. Perbedaan tersebut tampak pada pilihan penekanan, sumber yang digunakan, dan cara penyajian. The Guardian dan CNN melakukan framing peristiwa melalui keselarasan politik dan ideologi. Pemberitaan keduanya mengaitkan insiden tersebut dengan konflik politik. Reuters berfokus pada fakta yang terverifikasi, pernyataan resmi, serta perkembangan penyelidikan, dengan mencatat insiden tersebut sebagai bagian dari suatu pola kekerasan politik yang masih berlanjut. The Washington Times memusatkan pemberitaannya pada Kirk sebagai korban dan pada tanggapan dari tokoh-tokoh politik. Fox News menitikberatkan pada detail kehidupan pribadi Kirk, elemen visual, dan reaksi institusional. Penekanan ini mendukung keterlibatan emosional serta perhatian terhadap isu keamanan dan keselamatan publik. Perbedaan tersebut mengimplikasikan bahwa The Guardian dan CNN memfokuskan makna yang dimaksud pada identitas Kirk dalam ranah politik, Reuters menekankan makna pada aspek faktual dan perkembangan peristiwa, The Washington Times memusatkan makna yang dimaksud pada Kirk sebagai korban, sedangkan Fox News memfokuskan makna yang dimaksud pada kehidupan Kirk sebagai individu.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Media Massa Jurnalisme Linguistik |
||||||||||||
| Keywords: | Analisis framing; media framing; model Pan dan Kosicki; kekerasan politik; Charlie Kirk | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris | ||||||||||||
| Depositing User: | Aria Rafid Amrullah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 00:56 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 00:56 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87594 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
