Pemerataan ekonomi sebagai wacana tafsir sosial: kajian atas surah al-Hasyr ayat 7 dalam penafsiran Hasbi ash-Shiddieqy, Hamka, dan Quraish Shihab

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ramadhani, Muhammad Rifqi (2026) Pemerataan ekonomi sebagai wacana tafsir sosial: kajian atas surah al-Hasyr ayat 7 dalam penafsiran Hasbi ash-Shiddieqy, Hamka, dan Quraish Shihab. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Rifqi Ramadhani_07020321064 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 February 2029.

Download (1MB)
[img] Text
Muhammad Rifqi Ramadhani_07020321064.pdf

Download (863kB)

Abstract

Ketimpangan distribusi kekayaan merupakan persoalan serius yang terus berkembang dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Indonesia. Islam sebagai agama yang menekankan keadilan sosial memberikan perhatian besar terhadap persoalan pemerataan ekonomi, salah satunya melalui pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Hasyr ayat 7 yang menegaskan agar harta tidak beredar di kalangan orang-orang kaya saja. Ayat ini menjadi landasan teologis bagi konsep pemerataan ekonomi dalam Islam dan relevan untuk dikaji dalam konteks ketimpangan ekonomi kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi penafsiran Surah Al-Hasyr ayat 7 dalam perspektif tiga mufasir Nusantara, yaitu Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy, Hamka, dan Muhammad Quraish Shihab, serta menganalisis persamaan, perbedaan, dan relevansi penafsiran mereka terhadap wacana pemerataan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) dan menggunakan pendekatan tafsir muqāran (komparatif). Sumber data utama berasal dari Tafsir An-Nuur, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Misbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga mufasir sepakat bahwa pemerataan ekonomi merupakan prinsip fundamental dalam Islam dan menekankan peran negara dalam mengelola serta mendistribusikan harta demi keadilan sosial. Hasbi Ash-Shiddieqy menekankan aspek normatif dan institusional, Hamka lebih menonjolkan dimensi moral dan sosial, sementara Quraish Shihab mengedepankan pendekatan kontekstual dan tematik yang relevan dengan kondisi masyarakat modern. Penafsiran ketiganya berkontribusi penting dalam memperkuat wacana ekonomi Islam yang berkeadilan serta memiliki relevansi bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ramadhani, Muhammad Rifqirifqi00rama@gmail.com07020321064
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorKamil, Ahmad Zaidanilahmad.zaidanil@uinsa.ac.id2030069403
Subjects: Ekonomi Islam
Sosiologi Islam
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Keywords: Pemerataan ekonomi; tafsir sosial; al-Hasyr ayat 7
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Muhammad Rifqi Ramadhani
Date Deposited: 26 Feb 2026 03:31
Last Modified: 26 Feb 2026 03:31
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87788

Actions (login required)

View Item View Item