This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Quluk, Khusnul (2026) Tradisi syukuran haji pada masyarakat Desa Jumputrejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo: studi living hadis dengan pendekatan konstruksi sosial. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Khusnul Quluk_0702021038 OK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Khusnul Quluk_0702021038 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 7 May 2029. Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena ibadah haji yang tidak hanya menjadi kewajiban religius, tetapi juga identitas sosial yang memiliki gengsi tinggi di Indonesia. Di Desa Jumputrejo, tradisi syukuran haji menjadi sangat penting karena selain sebagai ungkapan syukur, tradisi ini telah menjadi norma sosial di mana ketidakhadiran atau ketidakpatuhan terhadap tradisi tersebut sering kali memicu kecemasan dan penilaian negatif (bahan pembicaraan) dari masyarakat setempat, selain itu, banyaknya tamu yang datang secara bergantian, terutama hingga larut malam, terkadang membuat jamaah haji kelelahan sehingga kurang optimal dalam menjalankan aktivitas ibadah harian. Yang menjadi rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Bagaimana pelaksanaan tradi syukuran haji pada masyarakat Desa Jumputrejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo, bagaimana transformasi teks hadis dalam tradisi syukuran haji dan bagaimana teori kontruksi sosial dalam tradisi syukuran haji. Adapun tujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi syukuran haji di Desa Jumputrejo, menganalisis proses transformasi teks hadis dalam tradisi tersebut, serta memahami konstruksi sosial yang terbentuk di tengah masyarakat. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan tokoh masyarakat serta jamaah haji setempat. Analisis data menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann untuk melihat proses dialektika masyarakat dengan teks-teks keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi syukuran haji merupakan fenomena living hadis yang berlandaskan pada hadis riwayat Imam Bukhari nomor indeks 3089. Rangkaian tradisi ini meliputi walimatussafar (sebelum berangkat), sowan (berkunjung), serta praktik unik "salam tempel" (pemberian uang saat bersalaman) di depan pintu rumah jamaah yang baru tiba. Secara konstruksi sosial, tradisi ini melalui tahap internalisasi, objektivasi, dan eksternalisasi yang berfungsi menjaga harmoni, solidaritas, serta menyebarkan keberkahan spiritual dari tanah suci kepada warga Desa Jumputrejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Budaya Islam Haji Hadis Tradisi |
||||||||
| Keywords: | Syukuran haji; Living Hadis; Teori Kontruksi Sosial | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis | ||||||||
| Depositing User: | Khusnul Quluk | ||||||||
| Date Deposited: | 07 May 2026 03:54 | ||||||||
| Last Modified: | 07 May 2026 03:55 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87895 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
