Konsep hasad dalam Q.S al-Falaq; 5: analisis ayat wa min sharri ḥasidin idha ḥasad perspektif Achmad Chodjim

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Putri, Salma Fajriani (2026) Konsep hasad dalam Q.S al-Falaq; 5: analisis ayat wa min sharri ḥasidin idha ḥasad perspektif Achmad Chodjim. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Salma Fajriani Putri_E73218068 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2029.

Download (1MB)
[img] Text
Salma Fajriani Putri_E73218068.pdf

Download (1MB)

Abstract

Fenomena ḥasad (dengki) merupakan salah satu penyakit hati yang dapat merusak hubungan antarindividu serta mengganggu ketenangan batin. Dalam konteks kehidupan modern yang penuh persaingan, kecenderungan terhadap rasa iri semakin mengemuka. Meskipun Q.S. Al-Falaq ayat 5 telah banyak ditafsirkan, namun belum banyak kajian yang secara khusus membahasnya dari perspektif pemikir Islam kontemporer seperti Achmad Chodjim yang menekankan dimensi psikologis dan spiritual. Ayat “Wa min sharri ḥāsidin idhā ḥasad” menjadi pokok kajian untuk menelaah bagaimana Al-Qur’an memperingatkan manusia terhadap bahaya yang bersumber dari sifat iri dengki. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini difokuskan pada dua persoalan utama. Pertama, bagaimanakah penafsiran Q.S. Al-Falaq ayat 5 tentang konsep ḥasad menurut Achmad Chodjim dalam Tafsir Al-Falaq. Kedua, bagaimana metodologi tafsir yang digunakan oleh Achmad Chodjim dalam menafsirkan Q.S. Al-Falaq ayat 5. Perumusan masalah ini dimaksudkan untuk menggali secara mendalam pemaknaan Chodjim terhadap ayat “wa min sharri ḥāsidin idhā ḥasad”, baik dari sisi konseptual maupun pendekatan penafsiran yang digunakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Achmad Chodjim menafsirkan konsep ḥasad dalam Q.S. Al-Falaq ayat 5 sebagai kondisi batin negatif yang tidak hanya bersumber dari orang lain, tetapi juga berakar dari dalam diri manusia akibat ketidakseimbangan spiritual dan ketidakmampuan menerima ketentuan Allah. Dalam penafsirannya, ḥasad dipahami sebagai energi destruktif yang dapat merusak ketenangan jiwa, hubungan sosial, serta kualitas keimanan apabila tidak disadari dan dikendalikan. Adapun dari sisi metodologi, Achmad Chodjim menggunakan pendekatan tafsir kontemplatif-reflektif yang menekankan perenungan batin, pengalaman spiritual, dan dimensi psikologis manusia, bukan semata analisis kebahasaan atau historis.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Putri, Salma Fajrianisalmaaafp@gmail.comE732180688
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIslami, Wildah Nurulwildah.nurul.islami@uinsby.ac.id198509232020122008
Subjects: Filsafat
Psikoterapi > Psikoterapi Islam
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Keywords: Hasad; Q.S. al-Falaq; 5; tafsir tematik; penyakit hati; spiritual
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Salma Fajriani Putri
Date Deposited: 04 Mar 2026 02:57
Last Modified: 04 Mar 2026 02:57
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87925

Actions (login required)

View Item View Item