Penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan senjata dalam perspektif Maqāṣid al-Sharī'ah: studi kasus di Kepolisian Daerah Jawa Timur

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Iswara, Shalsabila Yuniar (2025) Penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan senjata dalam perspektif Maqāṣid al-Sharī'ah: studi kasus di Kepolisian Daerah Jawa Timur. Undergraduate thesis, UIN Sunana Ampel Surabaya.

[img] Text
Shalsabila Yuniar Iswara_05020322065.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Shalsabila Yuniar Iswara_05020322065_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan senjata di Jawa Timur merupakan persoalan yang serius karena berdampak pada keamanan nasional dan keselamatan masyarakat. Penyelundupan senjata rakitan berkaitan dengan kejahatan terorganisir dan terorisme. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengkaji bagaimana penegakan hukum tindak pidana penyelundupan senjata oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, serta bagaimana penegakan hukum tersebut ditinjau dalam perspektif Maqāṣid al-Sharī'ah, khususnya prinsip prinsip perlindungan jiwa (Ḥifẓ al-Nafs). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiolegal melalui studi kasus. Data primer diperoleh dari wawancara mendalam dengan penyidik Subdirektorat I Ditreskrimum Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, yaitu AKBP Arief Vidyanto Huda, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla (Kasubdit I Kamneg), Imam Buchori, S.H., M.H (Kanit I Handak Senpi), Ahmad Zidan Rizki Almubarok, S.H., M.H. dan Muhammad Arif Anang (Banit Unit I Subdit I) yang menjelaskan proses penyelidikan, penyidikan, penangkapan, hingga penyitaan barang bukti dalam kasus penyelundupan senjata rakitan di Bojonegoro. Didukung data sekunder berupa peraturan perundang-undangan serta literatur ilmiah. Analisis data dilakukan secara deskriptif normatif dengan mengintegrasikan teori penegakan hukum dan prinsip Maqāṣid al-Sharī'ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur telah efektif pada aspek represif, ditunjukkan dengan keberhasilan dalam mengungkap jaringan, menerapkan tersangka dengan diferensiasi pasal, serta menyita barang bukti senjata dan amunisi. Namun, pendekatan preventif dan non-penal masih terbatas. Dalam perspektif Maqāṣid al-Sharī'ah, tindakan represif telah memenuhi prinsip Ḥifẓ al-Nafs dengan mencegah ancaman terhadap jiwa, tetapi implementasi Iqāmat al-Maṣāliḥ dan Sadd al-Darā'i' masih belum optimal, terutama dalam penanganan akar masalah sosial-ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan senjata diintegrasikan dengan pendekatan represif dan non penal melalui pemberdayaan ekonomi dan edukasi masyarakat yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan melalui studi komparatif di wilayah lain dan eksplorasi aspek Ḥifẓ al-Māl dalam penanggulangan kejahatan terorganisir.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Iswara, Shalsabila Yuniaryuniarshalsabila017@gmail.com05020322065
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRosyadi, Moh. Imronelauva_indonesia@uinsby2015047702
Subjects: Hukum Islam
Polisi
Hak Asasi Manusia
Keywords: Penyelundupan senjata; Maqāṣid al-Sharī'ah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Shalsabila Yuniar Iswara
Date Deposited: 23 Jan 2026 07:10
Last Modified: 23 Jan 2026 07:10
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87929

Actions (login required)

View Item View Item