Formulasi gummy candy halal berbahan dasar gelatin ceker ayam dengan xylitol dan ekstrak infusa kayu secang (caesalpinia sappan l.) sebagai anti karies

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Putri, Fathma Cantika (2026) Formulasi gummy candy halal berbahan dasar gelatin ceker ayam dengan xylitol dan ekstrak infusa kayu secang (caesalpinia sappan l.) sebagai anti karies. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fathma Cantika Putri_09010122010.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Fathma Cantika Putri_09010122010_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2029.

Download (4MB)

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang prevalensinya masih tinggi, terutama pada anak-anak, akibat konsumsi makanan tinggi gula dan aktivitas bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan Gummy candy halal berbahan dasar gelatin ceker ayam dengan substitusi Xylitol dan ekstrak infusa kayu secang (Caesalpinia Sappan L.) sebagai produk pangan fungsional anti karies, serta mengevaluasi karakteristik fisikokimia, tingkat penerimaan organoleptiknya, dan aktivitas antibakteri. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan variasi konsentrasi Xylitol (3%, 6%, dan 12%) dan ekstrak kayu secang (20%, 40%, dan 60%). Uji aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dilakukan menggunakan metode dilusi cair dan enumerasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa karakteristik fisikokimia produk, meliputi pH dan kadar air, masih berada dalam rentang baku mutu Gummy candy sesuai standar SNI dan BPOM, yakni dalam rentang pH 3-5 untuk permen gummy non jeli yang bersifat asam dengan rerata kadar air yang memiliki fraksi massa dibawah 7,5% atau setara dengan kadar air dibawah 75% sehingga aman dan layak dikonsumsi. Berdasarkan uji organoleptik, Gummy candy halal anti karies menunjukkan tingkat penerimaan yang baik terhadap parameter warna, aroma, kekenyalan, rasa, dan tekstur, pada F9, F3, dan F7. Secara keseluruhan, formulasi terbaik ditunjukkan oleh formulasi F3 dengan 12% Xylitol , 20% ekstrak infusa kayu secang dan F4 dengan 3% Xylitol , 40% ekstrak infusa kayu secang, karena mampu memberikan penurunan populasi Streptococcus mutans yang paling efektif yakni sebesar 85%

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Putri, Fathma Cantikafathmacantika15@gmail.com09010122010
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorTyastirin, Estiesty@uinsby.ac.id2024068702
Thesis advisorZummah, Atiqohatiqoh.zummah@uinsby.ac.id2024068702
Subjects: Biologi
Kesehatan
Kesehatan
Keywords: Gummy candy halal; gelatin ceker ayam; xylitol; kayu secang; anti karies; streptococcus mutans
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Fathma Putri
Date Deposited: 23 Jan 2026 05:43
Last Modified: 23 Jan 2026 05:43
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87935

Actions (login required)

View Item View Item