Analisis komitmen Indonesia dalam Implementasi Sustainable development goal 7 di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar): studi kasus barge mounted power plant nusantara 1 dan 2

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mahdhotina, Addyna Imadah (2026) Analisis komitmen Indonesia dalam Implementasi Sustainable development goal 7 di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar): studi kasus barge mounted power plant nusantara 1 dan 2. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Addyna Imadah Mahdhotina_10040222084.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Addyna Imadah Mahdhotina_10040222084_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 February 2029.

Download (3MB)

Abstract

Sustainable Development Goal (SDG) 7 merupakan bagian penting dari Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 yang bertujuan menjamin akses energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern bagi seluruh masyarakat. Bagi Indonesia, pencapaian SDG 7 memiliki arti penting karena berperan sebagai faktor utama bagi pembangunan sosial ekonomi serta memengaruhi kredibilitas Indonesia dalam tata kelola global. Namun demikian, hingga saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam mewujudkan SDG 7, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang ditandai oleh keterbatasan infrastruktur, kondisi geografis kepulauan, dan tingginya biaya pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis komitmen Indonesia dalam implementasi SDG 7 di wilayah 3T melalui studi kasus Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara 1 dan 2. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta mengadopsi kerangka analisis implementasi komitmen internasional yang dikemukakan oleh Victor, Raustiala, dan Skolnikoff. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap regulasi pemerintah, dokumen perencanaan pembangunan nasional, serta dokumen kebijakan kelembagaan terkait sektor energi dan pelaksanaan SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi BMPP Nusantara 1 dan 2 telah mencerminkan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperluas akses listrik di wilayah terpencil melalui infrastruktur yang fleksibel dan adaptif. Komitmen tersebut dilembagakan melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yang mengatur kerangka kelembagaan serta peran aktorutama seperti BAPPENAS, PT PLN (Persero), dan PT PAL Indonesia. Namundemikian, penggunaan energi berbasis fosil dalam skema BMPP menunjukkan adanyakompromi kebijakan antara pencapaian akses energi jangka pendek dan tujuankeberlanjutan jangka panjang SDG 7.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mahdhotina, Addyna Imadahaddynaimadah@gmail.com10040222084
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHakim, Moh. Fathonimfathonihakim@gmail.com2005018402
Subjects: Hubungan Internasional
Kebijakan Publik
Pembangunan
Keywords: SDG 7; implementasi kebijakan; komitmen internasional; wilayah 3T; Barge Mounted Power Plant; Indonesia.
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Depositing User: addyna imadah mahdhotina
Date Deposited: 05 Feb 2026 07:01
Last Modified: 05 Feb 2026 07:01
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88629

Actions (login required)

View Item View Item