Analisis Waithood pada laki laki dewasa awal perspektif self regulation theory dan sadd al-dzari‘ah: studi kasus : di Desa Karangcangkring Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mustika, Sastia Dita (2026) Analisis Waithood pada laki laki dewasa awal perspektif self regulation theory dan sadd al-dzari‘ah: studi kasus : di Desa Karangcangkring Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Sastia Dita Mustika_05010122031 OK.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Sastia Dita Mustika_05010122031 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2029.

Download (3MB)

Abstract

Angka pernikahan di Indonesia mengalami penurunan signifikan, salah satunya disebabkan oleh fenomena waithood atau penundaan pernikahan. Di Desa Karangcangkring, Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan, terdapat lima laki-laki berusia 33-35 tahun yang mengalami waithood karena kondisi ekonomi belum stabil, ketidaksiapan mental dan emosional, trauma masa lalu, serta pengaruh lingkungan pertemanan. Penundaan pernikahan yang berkepanjangan tidak hanya menimbulkan tekanan psikologis dan stigma sosial, tetapi juga berpotensi mengantarkan pada perilaku yang menyimpang dari norma agama dan sosial. Rumusan masalahnya adalah bagaimana analisis waithood pada laki-laki dewasa awal dari perspektif Self Regulation Theory di Desa Karangcangkring Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan dan bagaimana analisis waithood pada laki-laki dewasa awal perspektif Sadd Al-Dzari’ah di Desa Karangcangkring Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan kajian sosio legal studies dan pendekatan psikologi hukum dan konseptual. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap lima responden. Data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan triangulasi data dan metodologi untuk memastikan keabsahan data, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deduktif dari teori umum menuju pembahasan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif Self Regulation Theory, kelima responden mengalami kegagalan dalam keempat komponen regulasi diri yaitu 1). Standar kesiapan menikah yang terlalu tinggi menciptakan kesenjangan dengan realitas aktual. 2). Monitoring lemah terlihat dari ketidakmampuan menjaga batasan sosial dan moral. 3). Strength mengalami ego depletion akibat tekanan berkelanjutan tanpa mekanisme pemulihan efektif. Dan 4). Motivasi lebih bersifat ekstrinsik dan defensive daripada intrinsik dan proaktif. Dari perspektif Sadd Al-Dzarī‘Ah, waithood kelima responden disertai wasīlah yang berpotensi mengarah kepada mafsadah berupa interaksi berlebihan dengan lawan jenis, akses pornografi, konsumsi alkohol, dan isolasi sosial yang ekstrem. Hukum waithood kelima responden bervariasi dari makruh hingga haram karena gagal memenuhi syarat menjaga kesucian diri. Saran penelitian ini untuk pelaku waithood menurunkan standar kesiapan menikah yang tidak realistis, menghentikan wasīlah berpotensi haram, dan memperkuat regulasi diri melalui ibadah. Pemuka agama perlu memberikan edukasi batasan syar'i, pendampingan spiritual, dan memfasilitasi pernikahan sederhana. Pemerintah desa perlu membuka program pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, dan akses modal usaha bagi pemuda. Penelitian selanjutnya disarankan melakukan studi komparatif gender dan longitudinal untuk memahami dampak jangka panjang waithood terhadap aspek psikologis spiritual.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mustika, Sastia Ditasastiaditamustika@gmail.com05010122031
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAnto, Abdul Haris Fitriabdul.haris.fitri.anto@uinsby.ac.id198506242020121003
Subjects: Hukum Islam > Perkawinan
Nikah > Nikah, Rukun
Psikologi > Keluarga
Keywords: Waithood; pernikahan; laki-laki; sadd al-dzari'ah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Sastia Dita Mustika
Date Deposited: 18 Feb 2026 03:06
Last Modified: 18 Feb 2026 03:06
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/88868

Actions (login required)

View Item View Item