Penegakan hukum terhadap tindak pidana balap liar perspektif hukum positif dan hukum pidana islam: studi kasus di polrestabes surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Syarofuddin, Muhammad (2025) Penegakan hukum terhadap tindak pidana balap liar perspektif hukum positif dan hukum pidana islam: studi kasus di polrestabes surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Syarofuddin_05020321054 OK.pdf

Download (5MB)
[img] Text
Muhammad Syarofuddin_05020321054 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2029.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku balap liar di Kota Surabaya yang telah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan masyarakat, sehingga dapat diidentifikasikan sebagai sebuah gangguan sosial yang memerlukan intervensi segera untuk mencegah korban tambahan. Skripsi ini berjudul “Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Balap LiarPerspektif Hukum Positif Dan Hukum Pidana Islam (Studi Kasus di Polrestabes Surabaya)” yang bertujuan untuk menjawab rumusan masalah mengenai bagaimana bentuk penegakan hukum terhadap tindak pidana balap liar dari perspektif hukum positif serta bagaimana bentuk penegakan hukum terhadap tindak pidana balap liar dalam perspektif hukum pidana islam. Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan metode penelitian empiris (empirical research) dengan pendekatan yuridis dan sosialis. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi sumber data primer yang peneliti dapatkan informasi langsung dari subyek penelitian di Polrestabes Surabaya, serta sumber data sekunder yang didapatkan peneliti secara tidak langsung dari objek yang diteliti yaitu undang-undang, putusan, buku, dan jurnal. Kemudian data tersebut dianalisis dengan teknik deskriptif dengan pendekatan berpikir deduktif. Tujuannya adalah untuk mendapat kesimpulan dari memuat hal umum menjadi khusus secara runtut. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana balap liar oleh Polrestabes Surabaya dilakukan melalui berbagai upaya preventif dan represif meliputi patroli rutin di titik rawan balap liar, penindakan tegas terhadap pelaku, serta sosialisasi kepada masyarakat dan pelibatan berbagai pihak, seperti sekolah dan tokoh masyarakat, dalam pencegahan. Kemudian disimpulkan bahwa Dalam perspektif hukum positif, balap liar merupakan pelanggaran lalu lintas yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana atau sanksi administratif. Sedangkan dalam hukum pidana Islam, balap liar termasuk dalam kategori jarimah ta‘zir, yaitu pelanggaran yang tidak ditetapkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an atau Hadis, tetapi membahayakan kepentingan umum dan Hukuman ta‘zir diberikan oleh hakim sesuai tingkat pelanggaran dengan tujuan preventif, edukatif, korektif, dan represif Berdasarkan uraian sebelumnya, peneliti menyarankan untuk pihak kepolisian sebagai aparat penegak hukum hendaknya terus menjalin koordinasi secara intensif dengan berbagai pihak terkait guna menciptakan hubungan yang harmonis dalam rangka penegakan hukum, khususnya di lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat balapan liar. Diharapkan remaja yang hobi balap dapat menyalurkan bakatnya melalui perlombaan resmi yang diadakan oleh lembaga atau komunitas yang berwenang.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Syarofuddin, Muhammadmuhammadsyarofuddin@gmail.com05020321054
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHatta, Mohhattamuhammad644@gmail.com2026107104
Subjects: Hukum Islam
Hukum
Keywords: Balap liar; remaja
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Muhammad Syarofuddin
Date Deposited: 07 May 2026 08:24
Last Modified: 07 May 2026 08:24
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89073

Actions (login required)

View Item View Item