Studi komparatif pemikiran Ibnu Ḥazm dan Ibnu Qudāmah terhadap tradisi sundrang sebagai syarat pelaksanaan pernikahan di Masalembu Sumenep

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nada, Sofiatun (2026) Studi komparatif pemikiran Ibnu Ḥazm dan Ibnu Qudāmah terhadap tradisi sundrang sebagai syarat pelaksanaan pernikahan di Masalembu Sumenep. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Sofiatun Nada_05020522038.pdf

Download (12MB)
[img] Text
Sofiatun Nada_05020522038_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 April 2029.

Download (12MB)

Abstract

Tradisi sundrang yang awalnya hanya dilakukan oleh pernikahan Suku Bugis dan Suku Mandar, akan tetapi dengan berkembangnya zaman tradisi tersebut telah diikuti oleh seluruh Masyarakat Masalembu tanpa terkecuali. Dalam tradisi ini pihak laki-laki diharuskan untuk membayar uang yang telah ditetapkan oleh pihak perempuan pada saat acara khitbah. Meskipun hal tersebut tidak diatur dalam nash Al-Qur’an, namun tradisi ini telah menjadi salah datu syarat yang harus dipenuhi oleh pihak laki-laki pada saat ingin melakukan pernikahan, apabila tradisi tersebut tidak dilakukan maka pernikahan tidak akan bisa dilanjut. Oleh karena itu, hal ini telah menjadi perdebatan antar ulama khususnya Ibnu Ḥazm dan Ibnu Qudāmah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik penggunaan sundrang serta untuk membandingkan pemikiran dua ulama tersebut mengenai tradisi sundrang dapat diterima sebagai syarat tambahan dalam terlaksananya pernikahan dalam hukum Islam dengan mengacu pada pandangan mereka terkait dengan syarat ja’li dalam akad nikah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan empiris dan komparatif. Pendekatan empiris digunakan untuk menggali langsung dari Masyarakat Masalembu melalui wawancara dengan tokoh masyarakat. Pendekatan komparatif digunakan untuk membandingkan pendapat Ibnu Ḥazm dan Ibnu Qudāmah mengenai tentang keabsahan syarat tambahan dalam pernikahan, terutama dalam sundrang. Data yang diperoleh dari hasil penelitian akan dianalisis dengan kitab-kitab fikih terutama kitab Al-Muhalla karya Ibnu Ḥazm dan kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudāmah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi sundrang yang ada di Masalembu merupakan tradisi yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk terlaksananya pernikahan. Dalam penetapan nominal sundrang ditentukan dipengaruhi oleh status sosial masyarakat. Tradisi ini sangat berlangsung lama sehingga tradisi ini telah dijadikan sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pihak laki-laki-laki sebelum pernikahan. Hal ini tentulah berbeda dengan mahar yang diwajibkan dalam pernikahan, sehingga menjadi perbincangan antara kedua ulama tersebut. Dari aspek fikih Ibnu Ḥazm tidak memperbolehkan sundrang dijadikan sebagai syarat terlaksananya pernikahan dikarenakan syarat tersebut tidak tercantum dalam sumber hukum Islam sedangkan dari aspek fikih Ibnu Qudāmah memperbolehkan sundrang dijadikan sebagai syarat terlaksananya pernikahan asalkan syarat tersebut mengandung manfaat bagi perempuan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis memberikan beberapa saran: pernikahan yang dilakukan oleh Masyarakat Masalembu seharusnya tidak terlalu memandang status sosial. Sehingga hal tersebut tidak terlalu berpengaruh pada penetapan nominal sundrang, di karenakan sundrang tersebut hanyalah sebuah tradisi yang harus diikuti oleh semua Masyarakat Masalembu; dan peneliti selanjutnya diharapkan untuk dapat meluaskan kajian ini ke daerah-daerah yang memiliki tradisi serupa dengan sundrang. Dengan memperluas pembahasan penelitian agar lebih mudah untuk membandingkan dan menganalisis tentang tradisi lokal yang tidak dijelaskan dalam hukum Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nada, Sofiatunnadhaazzahrah20@gmail.com05020522038
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRiza, A. Kemalkemalespe@yahoo.com2001077502
Subjects: Hukum Adat
Perbandingan Madzhab
Tradisi
Keywords: Pernikahan; khitbah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzhab
Depositing User: Nadha Zahrah
Date Deposited: 06 Apr 2026 05:29
Last Modified: 06 Apr 2026 05:29
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89247

Actions (login required)

View Item View Item