Pengaruh tutupan lamun terhadap stok karbon organik dalam sedimen ekosistem lamun di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Provinsi Banten

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Choiriyah, Afifiatul (2026) Pengaruh tutupan lamun terhadap stok karbon organik dalam sedimen ekosistem lamun di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Afifatul Choiriyah_09010422001 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2029.

Download (2MB)
[img] Text
Afifatul Choiriyah_09010422001.pdf

Download (2MB)

Abstract

Padang lamun merupakan salah satu ekosistem pesisir yang berperan penting dalam menyerap dan menyimpan karbon biru (blue carbon), terutama dalam bentuk karbon organik yang terakumulasi di sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lamun di Pulau Tunda periode 2015–2025 menggunakan citra Sentinel-2 berbasis Google Earth Engine (GEE), mengukur kandungan karbon organik sedimen menggunakan metode Loss on Ignition (LOI), serta menganalisis hubungan antara tutupan lamun dan karbon organik sedimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan data citra satelit multitemporal dan data lapangan. Klasifikasi tutupan lamun dilakukan menggunakan algoritma Random Forest dengan tiga kelas habitat, yaitu lamun, pasir campuran, dan perairan dalam. Hasil uji nilai overall accuracy berkisar antara 66,7%–100% dengan koefisien kappa sebesar 0,52–1,00, yang termasuk kategori baik hingga sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutupan lamun di Pulau Tunda mengalami penurunan sebesar 53,83 ha selama periode 2015–2025 dengan pola fluktuatif. Kandungan karbon organik sedimen berkisar antara 30,53–44,23 mg/ha pada kedalaman 0–5 cm dan 26,92–48,51 mg/ha pada kedalaman 5–10 cm. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan positif antara tutupan lamun dan karbon organik sedimen dengan nilai koefisien determinasi (R²) 0,5058 untuk lapisan sedimen 0-5 cm dan 0,7189 untuk lapisan sedimen 5-10 cm sehingga menunjukkan bahwa peningkatan tutupan lamun cenderung diikuti oleh peningkatan kandungan karbon organik sedimen, meskipun kekuatan hubungan tergolong sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa ekosistem lamun di Pulau Tunda memiliki peran penting dalam penyimpanan karbon pesisir, namun kondisinya dipengaruhi oleh dinamika lingkungan dan tekanan antropogenik.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Choiriyah, Afifiatulafifatulchr2@gmail.com09010422001
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFahmi, Muhammad Yunanmyunanf@uinsa.ac.id2019079003
Thesis advisorMauludiyah, Mauludiyahmauludiyah@uinsby.ac.id2017118204
Subjects: Ilmu Kelautan
Lingkungan Hidup
Pendidikan > Penelitian
Penelitian
Keywords: Lamun; tutupan lamun; random forest; google Earth Engine; karbon organik
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan
Depositing User: Afifatul Choiriyah
Date Deposited: 09 Apr 2026 01:49
Last Modified: 09 Apr 2026 01:49
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89407

Actions (login required)

View Item View Item