Kajian living hadis tradisi sedekah jumat berkah pada komunitas Masjid Al-AKbar Surabaya sebagai silaturrahmi sosial perspekif teori Max Weber

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rhodiana, Sita Agustina (2026) Kajian living hadis tradisi sedekah jumat berkah pada komunitas Masjid Al-AKbar Surabaya sebagai silaturrahmi sosial perspekif teori Max Weber. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Sita Agustina Rhodiana_07040522092.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Sita Agustina Rhodiana_07040522092_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 April 2029.

Download (2MB)

Abstract

Tradisi Sedekah Jumat Berkah merupakan salah satu praktik sosial-keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat Muslim perkotaan sebagai bentuk aktualisasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Sedekah Jumat Berkah pada komunitas Masjid Al-Akbar Surabaya sebagai sarana silaturrahmi sosial dengan menggunakan pendekatan Living Hadis dan perspektif teori tindakan sosial Max Weber. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus masjid, relawan kegiatan Jumat Berkah, serta jamaah atau masyarakat penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sedekah Jumat Berkah dimaknai oleh pelaku sebagai implementasi nilai-nilai hadis tentang keutamaan sedekah pada hari Jumat, khususnya hadis riwayat al-Baihaqi. Dalam kerangka Living Hadis, tradisi ini merepresentasikan hadis yang hidup dan diaktualisasikan dalam bentuk praktik sosial yang kontekstual. Bentuk pelaksanaan Sedekah Jumat Berkah di Masjid Al-Akbar Surabaya meliputi kegiatan pembagian makanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, yang dilakukan secara rutin dan terorganisir oleh komunitas masjid. Analisis menggunakan teori tindakan sosial Max Weber menunjukkan bahwa praktik Sedekah Jumat Berkah mengandung empat tipe tindakan sosial, yaitu tindakan rasional instrumental, rasional berorientasi nilai, afektif, dan tradisional. Keempatnya saling berkelindan dalam membentuk makna sosial sedekah sebagai sarana memperkuat hubungan sosial dan solidaritas antarjamaah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi Sedekah Jumat Berkah tidak hanya berfungsi sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai media silaturrahmi sosial yang memperkuat kohesi sosial masyarakat urban. Tradisi ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai hadis dapat dihidupkan secara relevan dalam konteks sosial modern dan berkontribusi pada penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rhodiana, Sita Agustinasyahildanagustina@gmail.com07040522092
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIlmiyah, Dakhirotulilmiyahdakhirotul@gmail.com2007027401
Subjects: Budaya - Agama
Kerukunan Beragama
Hadis
Keywords: Sedekah jum'at berkah; living hadis; tindakan sosial; Max Weber; silaturrahmi sosial
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Sita agustina rhodiana
Date Deposited: 09 Apr 2026 02:29
Last Modified: 09 Apr 2026 02:29
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89483

Actions (login required)

View Item View Item