This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Zulfa, Abidah Ardelia Nailiz (2026) Tinjauan KHES terhadap sengketa hasil lelang dalam pembiayaan musyarakah: studi kasus putusan nomor 0524/Pdt.G/2018/PA.Prob. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Abidah Ardelia Nailiz Zulfa_05040222100 full.pdf Restricted to Repository staff only until 22 April 2029. Download (2MB) |
|
|
Text
Abidah Ardelia Nailiz Zulfa_05040222100.pdf Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia membawa implikasi meningkatnya potensi sengketa ekonomi syariah, khususnya yang berkaitan dengan pembiayaan berbasis akad musyarakah. Salah satu bentuk sengketa yang kerap muncul adalah eksekusi lelang aset jaminan akibat wanprestasi nasabah, yang berpotensi menimbulkan persoalan keadilan dan proporsionalitas dalam hubungan kemitraan syariah. Penelitian ini mengkaji Putusan Pengadilan Agama Probolinggo Nomor 0524/Pdt.G/2018/PA.Prob terkait sengketa hasil lelang dalam skema pembiayaan musyarakah. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi pertimbangan hakim dalam menyelesaikan sengketa hasil lelang aset jaminan dalam akad musyarakah. Serta, tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) yang dijadikan landasan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan. Penelitian ini termasuk kajian hukum normatif yang dianalisis melalui pendekatan peraturan perundang-undangan, studi kasus, dan konseptual. Bahan hukum primer berasal dari Salinan Putusan Nomor 0524/Pdt.G/2018/PA.Prob dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Bahan hukum sekunder diperoleh dari literatur hukum yang relevan dengan fokus kajian. Pengumpulan data dilakukan dengan penelusuran dokumen dan bahan pustaka, serta pengolahan data dengan cara seleksi, klasifikasi, dan penyusunan, sementara analisis datanya dikaji dengan penalaran deduktif. Temuan penelitian menegaskan bahwa Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 0524/Pdt.G/2018/PA.Prob menolak gugatan Penggugat karena dalil yang diajukan tidak didukung alat bukti yang cukup, sedangkan Tergugat mampu membuktikan keabsahan pelaksanaan lelang jaminan. Pertimbangan hakim menegaskan sengketa sebagai wanprestasi dalam pelaksanaan akad pembiayaan antara nasabah dan bank. Analisis terhadap KHES menunjukkan bahwa hakim telah mempertimbangkan terpenuhinya rukun dan syarat akad, sehingga akad dinyatakan sah dan mengikat secara hukum. Namun, hakim tidak menjelaskan jenis syirkah secara spesifik meski pola pembiayaan dan pembagian peran menunjukkan karakteristik mendekati syirkah mudhārabah sehingga prinsip kemitraan dan pembagian risiko kurang terlihat jelas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar hakim dalam menyelesaikan sengketa pembiayaan musyarakah lebih mengedepankan prinsip keadilan, keseimbangan, dan maqashid syariah sebagaimana tertuang dalam KHES. Selain itu, diperlukan penguatan peran KHES sebagai rujukan utama dalam pertimbangan hukum hakim agar penyelesaian sengketa ekonomi syariah benar-benar mencerminkan karakter kemitraan yang berlandaskan keadilan dan berkeadaban menurut ajaran syariah.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Bank dan Perbankan Islam Bagi Hasil Peradilan Agama Islam |
||||||||
| Keywords: | KHES; hasil lelang; pembiayaan musyarakah | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | Abidah Ardelia Nailiz Zulfa | ||||||||
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 03:33 | ||||||||
| Last Modified: | 22 Apr 2026 03:33 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89578 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
