Analisis hukum balut perspektif lembaga al-Lajnah al-Dā’imah li al-Buḥūth al-‘Ilmiyyah wa al-Iftā’ dan Nahdlatul Ulama

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Adyuta, Izaz Vito (2026) Analisis hukum balut perspektif lembaga al-Lajnah al-Dā’imah li al-Buḥūth al-‘Ilmiyyah wa al-Iftā’ dan Nahdlatul Ulama. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Izaz Vito Adyuta_05050522048.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Izaz Vito Adyuta_05050522048_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 April 2029.

Download (2MB)

Abstract

Balut merupakan makanan berbahan dasar telur unggas yang telah mengalami perkembangan embrio dan dikonsumsi setelah melalui proses perebusan. Di Indonesia, balut beredar dan dikonsumsi secara terbatas sebagai produk pangan non-mainstream, namun keberadaannya menimbulkan pertanyaan serius terkait status kehalalannya dalam perspektif hukum Islam. Persoalan ini muncul karena balut berada pada posisi ambigu antara telur yang pada dasarnya halal dan embrio bernyawa yang berpotensi dikategorikan sebagai bangkai. Perbedaan karakteristik tingkat perkembangan embrio serta ketiadaan standar produksi yang jelas memperkuat problematika hukum balut sebagai pangan halal. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dirumuskan untuk menjawab dua permasalahan utama, yaitu karakteristik balut yang beredar di Indonesia yang menimbulkan persoalan kehalalan serta analisis komparatif pendapat al-Lajnah al-Dā’imah li al-Buḥūth al-‘Ilmiyyah wa al-Iftā’ dan Nahdlatul Ulama terhadap hukum konsumsi balut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif-komparatif. Data primer diperoleh dari fatwa dan pendapat resmi Al-Lajnah al-Dā’imah serta hasil Baḥtsul Masail Nahdlatul Ulama yang dipublikasikan melalui sumber-sumber kredibel. Data sekunder meliputi kitab fikih klasik, jurnal ilmiah, dan literatur pendukung yang relevan dengan kajian fikih pangan dan maqāṣid al-sharī‘ah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan (library research), sementara analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dan komparatif. Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi titik persamaan dan perbedaan argumentasi hukum serta dasar metodologis yang digunakan oleh masing-masing lembaga fatwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik balut yang beredar di Indonesia cenderung tidak memiliki standar baku terkait usia dan tingkat perkembangan embrio, sehingga berpotensi menimbulkan status syubhat bahkan haram menurut hukum Islam. Al-Lajnah al-Dā’imah menetapkan bahwa embrio unggas yang telah terbentuk secara jelas dan mati tanpa penyembelihan syar‘i dikategorikan sebagai bangkai, sehingga balut dihukumi haram. Sementara itu, Nahdlatul Ulama mengambil pendekatan yang lebih kontekstual dengan membedakan status hukum balut berdasarkan apakah embrio telah bernyawa atau belum, merujuk pada fikih klasik dan pertimbangan ilmiah. Perbedaan pendapat ini bukanlah perbedaan prinsip, melainkan perbedaan ijtihad dalam menentukan kriteria kehidupan embrio. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar akademisi mengembangkan kajian fikih pangan kontemporer secara interdisipliner dengan melibatkan ilmu biologi dan embriologi. Lembaga keagamaan diharapkan dapat merumuskan pedoman yang lebih operasional dan aplikatif terkait produk pangan yang berpotensi mengandung unsur syubhat. Pembuat kebijakan perlu mendorong regulasi yang menjamin kepastian hukum dan perlindungan konsumen Muslim dalam isu kehalalan pangan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan sikap kehati-hatian. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melengkapi kajian normatif ini dengan penelitian empiris agar menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan aplikatif.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Adyuta, Izaz Vitosidoarjomoshpit@gmail.com05050522048
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMustofa, Imronimron_mustofa@uinsa.ac.id2119108701
Subjects: Fikih > Fikih Perbandingan
Fatwa
Hukum Islam
Keywords: Balut; embrio; Nahdatul Ulama
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzhab
Depositing User: Izaz Vito Adyuta
Date Deposited: 16 Apr 2026 02:13
Last Modified: 16 Apr 2026 02:13
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89788

Actions (login required)

View Item View Item