This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Mun'im, Muhammad Hasan (2026) Pengaruh non perfoming financing, financing to deposit ratio, good corporate governance, dan capital adequecy ratio terhadap pertumbuhan laba pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2024. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Muhammad Hasan Mun'im_08010422020.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
Muhammad Hasan Mun'im_08010422020 -Full.pdf Restricted to Repository staff only until 16 April 2029. Download (4MB) |
Abstract
Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia menunjukkan tren yang positif, sejalan dengan peluncuran Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019–2024 yang bertujuan memperkuat peran perbankan syariah sebagai pilar ekonomi nasional. Data CNBC Indonesia juga menunjukkan bahwa pertumbuhan industri perbankan syariah lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional, meskipun masih dihadapkan pada tantangan kualitas pembiayaan dan permodalan, hal ini sejalan dengan pernyataan Ketua Dewan Komisioner LPS yang menekankan pentingnya penguatan permodalan, likuiditas, dan efisiensi karena kondisi bank syariah masih bervariasi. Temuan tersebut tercermin pada kondisi Bank Umum Syariah yang mencatat kesehatan bank yang masih berfluktuasi. Fluktuasi ini membuktikan bahwa pertumbuhan laba tidak hanya dipengaruhi oleh ekspansi usaha, tetapi juga dari kemampuan bank dalam pengelolaan risiko pembiayaan, liquiditas, tata kelola, dan permodalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang meliputi Non Perfoming Financing, Financing to Deposit Ratio, Good Corporate Governance, dan Capital Adequecy Ratio terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Populasi penelitian mencakup seluruh Bank Umum Syariah yang terdaftar di BEI, dengan teknik sampling jenuh sehingga diperoleh lima bank sebagai sampel. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan dan laporan tata kelola perusahaan. Pemilihan model estimasi dilakukan melalui uji Chow dan uji Hausman, yang menunjukkan bahwa Fixed Effect Model merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara pasrial variabel Non Perfoming Financing terbukti berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Sementara itu, variabel Financing to Deposit Ratio, Good Corporate Governance dan Capital Adequacy Ratio tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Adapun secaara simultan keempat variabel tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Hasil ini mengindikasikan bahwa penerapan ketiga variabel tersebut belum mampu memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan, melainkan lebih berperan sebagai instrumen pengendalian, stabilitas operasional, dan pemenuhan regulasi, dibandingkan sebagai faktor yang secara langsung mendorong pertumbuhan laba.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Ekonomi Islam Keuangan Islam Keuangan |
||||||||
| Keywords: | Risiko pembiaayan; risiko liquiditas; tata kelola perusahaan; permodalan; pertumbuhan laba | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | Muhammad Hasan Mun'im | ||||||||
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 04:47 | ||||||||
| Last Modified: | 16 Apr 2026 04:47 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/89970 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
