This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Dzilsyahhma, Aqila Labibah Sania (2026) Analisis yuridis dan hukum islam terhadap pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian: studi kasus MA Darul Ulum Bareng Jombang. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Aqila Labibah Sania Dzilsyahhma_05020122042 OK.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Aqila Labibah Sania Dzilsyahhma_05020122042 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 20 April 2029. Download (3MB) |
Abstract
Skripsi ini berjudul Analisis Yuridis Dan Hukum Islam Terhadap Pemenuhan Hak-Hak Anak Pasca Perceraian (Studi Kasus Ma Darul Ulum Jombang). Penelitian ini menjawab rumusan masalah Bagaimana Tinjauan Yuridis Terhadap Pemenuhan Hak-Hak Anak Pasca Perceraian Di MA Darul Ulum Jombang dan bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pemenuhan Hak-Hak Anak Pasca Perceraian Di MA Darul Ulum Jombang. Masalah yang diteliti adalah bagaimana implementasi pemenuhan hak-hak anak pasca perceraian ditinjau dari hukum positif dan hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah yuridis empiris. Dengan mengggunakan teknik wawancara yaitu pureposive sampling yang berkaitan dengan orang tua yang bercerai terhadap pemenuhan hak anak dan anak-anak yang mengalamai perubahan besar yang dialami diantaranya gangguang psikis, dan akademis. Kemudian data sekunder diperoleh dari buku, dokumen dan jurnal/skripsi penelitian terdahulu yang mempunyai kaitan dengan penelitian ini. Adapun teknik analisis data yaitu terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian ini disimpulkan menjadi dua yaitu sesuai dan belum sesuai, dikatakan sesuai apabila hak-hak anak terpenuhi saat setelah orang tuanya bercerai, diantara hak-hak anak tersebut seperti yang dicantumkan dalam Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang hak-hak anak. Dikatakan tidak sesuai apabila tidak terpebuhi atau hanya dipenuhi dengan salah satu orang tua yang memegang hak asuh namun, sebagian besar mantan pasangan yang sama-sama melakukan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai orang tua terutama dalam hal pemberian nafkah. Dan sebagian lainnya sudah tidak bertanggung jawab dan tidak melakukan kewajibannya. Kedua pemenuhan hak anak di MA Darul Ulum Jombang dikatagorikan menjadi 2 sesuai dan belum sesuai dengan Undang Undang No. 35 Tahun 2014, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 , Kompilasi Hukum Islam dan Fiqih ( Teori Hadhanah dan Nafaqah).
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Anak Islam Peradilan |
||||||||
| Keywords: | Anak; Perceraian; hak anak | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | aqila labibah | ||||||||
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 03:09 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Apr 2026 03:09 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90007 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
