This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Widad, Madidatul (2026) Representasi penindasan pada tubuh perempuan dalam novel Korpus Uterus Karya Sasti Gotama: kritik sastra feminisme. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Warda Faizah Dzurotul Qolby_07020622058 OK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Warda Faizah Dzurotul Qolby_07020622058 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 15 April 2029. Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana penindasan dan eksploitasi terhadap tubuh perempuan direpresentasikan dalam novel Korpus Uterus karya Sasti Gotama, yang mencerminkan keberlangsungan budaya patriarki di Indonesia. Novel tersebut menunjukkan bahwa tubuh perempuan diperlakukan sebagai objek politik seksual melalui tindakan kekerasan, kontrol domestik, pembatasan hak reproduksi, serta penindasan simbolik yang diperkuat oleh tatanan sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidakadilan yang di alami tokoh perempuan serta menganalisis bagaimana tubuh mereka menjadi sasaran eksploitasi dalam relasi kuasa patriarkal. Fokus penelitian ini untuk mengungkap bagaimana sistem patriarki menciptakan ketimpangan relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan yang berdampak pada eksploitasi tubuh perempuan, baik dalam ranah domestik, sosial, maupun reproduktif. Penelitian ini menggunakan kerangka kritik sastra feminisme perspektif Simone de Beauvoir dan Kate Millett, khususnya konsep the Other yang menjelaskan posisi perempuan sebagai pihak subordinat dalam definisi dan struktur sosial yang berpusat pada laki-laki. Pada Perspektif Kate Millet melalui Sexual Politics digunakan dalam menjelaskan mekanisme patriarki dalam mempertahankan dominasi melalui kontrol ideologis, fisik, dan institusional terhadap tubuh perempuan. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang dilakukan melalui pembacaan mendalam terhadap teks novel, pengumpulan data berupa kutipan yang merepresentasikan bentuk-bentuk penindasan dan eksploitasi, serta analisis berdasarkan teori feminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya representasi tubuh perempuan sebagai objek eksploitasi, terdapat tubuh perempuan sebagai arena politik seksual dan teror, eksploitasi reproduksi dan hilangnya otonomi pada tubuh perempuan, dan komodifikasi dan standarisasi keperawanan. Serta didapati hasil telaah mengenai bentuk-bentuk penindasan pada tokoh perempuan yaitu penindasan fisik dan seksual, penindasan domestik, dan penindasan simbolik. Pada penindasan simbolik diketahui melalui penghapusan ruang intelektual perempuan serta victim blaming dan merendahkan perempuan.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Aborsi Aborsi Bahasa Indonesia Pelacuran Reproduksi Manusia Sastra |
||||||||||||
| Keywords: | eksploitasi; korpus uterus; penindasan; patriarki; tubuh perempuan | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia | ||||||||||||
| Depositing User: | Madidatul Widad | ||||||||||||
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 02:23 | ||||||||||||
| Last Modified: | 15 Apr 2026 02:23 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90192 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
