This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Athiya, Sa'adatul (2026) Pengelolaan sampah rumah tangga dalam mendukung keberlanjutan lingkungan di Desa Bendotretek Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Sa’adatul Athiya_10010322021 full.pdf Restricted to Repository staff only until 5 May 2029. Download (23MB) |
|
|
Text
Sa’adatul Athiya_10010322021.pdf Download (23MB) |
Abstract
Terdapat dua fokus permasalahan dalam skripsi ini, yaitu (1) Bagaimana praktik pengelolaan sampah rumah tangga yang diterapkan oleh warga di Desa Bendotretek? Dan (2) Bagaimana tingkat kesadaran warga dalam mengelola sampah rumah tangga di Desa Bendotretek?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui cara pengelolaan sampah rumah tangga dan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Untuk menjawab permasalahan yang di angkat oleh peneliti terkait praktik masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penulis menggunakan teknik pengambilan sampel dengan teknik sampel snowball sampling. Pada penelitian ini, teori yang digunakan untuk menganalisis sesuai dengan judul Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dalam Mendukung Keberlanjutan Lingkungan yaitu teori structural fungsionalisme AGIL yang di kembangkan oleh Talcott Parons. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dilapangan ditemukan bahwa masyarakat di desa Bendotretek dalam mengelola sampah rumah tangga lebih banyak memilih untuk di bakar. Dikarenakan masyarakat memiliki alasan yakni punya pekarangan luas atau lahan kosong sehingga ada tempat luas untuk membakar sampahnya. Namun ada warga yang tidak memiliki pekarangan luas biasanya memilih minta tolong orang lain mengambil dan membakar sampahnya. Temuan peneliti ada yang masih menggunakan ‘ cutek geni’ jadi sampah dari plastik di gunakan untuk menyalakan api. Sampah kantong plastik juga ada yang di daur ulang menjadi gaun untuk karnaval atau acara tertentu, selain itu peneliti menemukan adanya penyangga bendera dari galon bekas yang di isi semen guna menyangga bendera. Terkait partisipasi masyarakat, pemerintah desa juga mengadakan kerja bakti atau gotong royong membersihkan lingkungan sekitar tiga sampai satu bulan sekali, menunjukkan adanya kesadaran dari pemerintah desa untuk mengatasi permasalahan sampah.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Pengangkutan Perilaku Budaya |
||||||||
| Keywords: | Sampah rumah tangga; kesadaran; lingkungan | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||||
| Depositing User: | Saadatul Athiya | ||||||||
| Date Deposited: | 05 May 2026 07:24 | ||||||||
| Last Modified: | 05 May 2026 07:24 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
