This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Ilmi, Annisau Ziadatul (2026) Analisis sadd al-dzari'ah terhadap pemberian izin poligami yang didahului nikah siri: studi putusan nomor 3327/Pdt.G/2024/PA.BL. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Annisau Ziadatul Ilmi_05020122041 OK.pdf Download (8MB) |
|
|
Text
Annisau Ziadatul Ilmi_05020122041 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 4 May 2029. Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data utama berupa bahan hukum primer yang berasal dari Putusan Pengadilan Agama Blitar Nomor 3327/Pdt.G/2024/PA.BL, sedangkan bahan hukum sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, kompilasi hukum islam, buku, jurnal dan literatur yang relevan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim dalam mengabulkan permohonan izin poligami tidak hanya mendasarkan pertimbangannya pada ketentuan yuridis formal, tetapi juga memperhatikan aspek sosiologis dan filosofis, khususnya untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak yang lahir dari perkawinan siri. Meskipun demikian, jika ditinjau dari perspektif sadd al-dzarī’ah, pemberian izin poligami yang didahului nikah siri berpotensi menjadikan nikah siri sebagai sarana (dzarī’ah) untuk menghindari ketentuan hukum mengenai izin poligami. Hal tersebut dapat melemahkan tertib hukum perkawinan serta membuka peluang terjadinya pelanggaran hukum di masa mendatang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar Majelis Hakim Pengadilan Agama dalam memeriksa permohonan izin poligami yang didahului nikah siri melakukan penilaian secara lebih ketat dan komprehensif, tidak hanya terhadap pemenuhan syarat administratif, tetapi juga terhadap potensi kemudaratan yang dapat timbul. Pendekatan sadd al-dzarī’ah perlu dijadikan pertimbangan penting agar putusan yang dijatuhkan tidak membuka jalan bagi praktik poligami yang bertentangan dengan tujuan tertib hukum dan perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Nikah > Nikah Sirri Peradilan Agama Islam Poligami |
||||||||
| Keywords: | Perkawinan; Nikah siri; Poligami | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | Annisa Ziadatul Ilmi | ||||||||
| Date Deposited: | 04 May 2026 04:25 | ||||||||
| Last Modified: | 04 May 2026 04:25 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90638 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
