Konsep keadilan dalam poligami perspektif maqasid al-qur'an: Studi analisis atas tafsir al-tahrir wa al-tanwir karya Ibn 'Ashur

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rohman, Mohammad Kholilur (2021) Konsep keadilan dalam poligami perspektif maqasid al-qur'an: Studi analisis atas tafsir al-tahrir wa al-tanwir karya Ibn 'Ashur. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Mohammad Kholilur Rohman_F12517343 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Mohammad Kholilur Rohman_F12517343 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 June 2029.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep keadilan dalam poligami melalui interpretasi yang dilakukan para ulama khususnya Ibn Ashur terhadap ayat tentang keadilan dalam poligami. Dalam diskursus maupun praktek, poligami selalu menjadi pembahasan yang menarik dan kontroversial. Namun permasalahan yangsering dilupakan dalam pandangan mayoritas masyarakat dan banyak pembahasan mengenai poligami adalah aspek keadilan Sementara sebagian kalangan berpikir mengenai kebolehan melakukan poligami atau tidak dengan menggunakan pendapat dan interpretasi para ulama terhadap ayat poligami, bahkan sebagian memberikan asumsi sebagai hak asasi yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun. Dalam mensikapi poligami, pandangan ulama terbagi menjadi tiga kelompok. Umumnya para ulama salaf (tradisional) mendukung adanya poligami, sementara ulama khalaf (modern) lebih memperketat. Diantara sebagian ulama ada yang memperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu. Muhammad Thahir Ibnu Asyur (1879 M – 1973 M) salah satu di antara ulama modern yang memperbolehkan praktik poligami dengan syarat keadilan. Dalam kitab tafsirnya al-Tahrĩr wa al-Tanwĩr, yang menggunakan konsep Maqasid al-Qur’an (sebagai metode penafsirannya), beliau memperbolehkan praktik poligami dengan dalih kemaslahatan ummah. Secara umum Maqasid al-Qur’an merupakan penjelasan mengenai tujuan universal dari semua ayat-ayat al-Qur’an, karena mustahil bagi Allah mewahyukan al-Qur’an tanpa ada maksud dan tujuan. bagi para mufassir memahami Maqasid al-Qur’an menjadi sangat penting untuk menghasilkan sebuah karya tafsir al-Qur’an. Dengan Maqasid al-Qur’an sebagai perspektif dalam menafsirkan al-Qur’an, penelitian ini akan difokuskan terhadap konsep keadilan dalam poligami yang didasari pada interpretasi ayat tentang keadilan dalam poligami. Berdasarkan interpretasi yang dilakukan oleh Ibn ‘Ashur dalam karya tafsirnya al-Tahrir wa al-Tanwir perlu adanya penggalian konsep keadilan dalam poligami. Dengan itu dapat diketahui sebuah perspektif yang berbeda dari kebanyakan para mufassir yang lain dalam mengungkapkan makna keadilan dalam poligami yang terkandung di dalam al-Qur’an. Sehingga dapat dijadikan rujukan bagi masyarakat secara luas dalam mempraktekkan keadilan dalam poligami.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rohman, Mohammad Kholilurmuhammadkholilurrohman999@gmailF12517343
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRowi, Roemroem.rowi@unida.gontor.ac.id--
Subjects: Poligami
Keywords: Keadilan; poligami; maqaṣid al-Qur'an; Ibn ‘Ashur; tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: muhammad kholilurrohman
Date Deposited: 06 Jun 2026 04:16
Last Modified: 06 Jun 2026 04:16
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/90899

Actions (login required)

View Item View Item