Analisis hukum islam terhadap tindakan suami mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan istri : studi kasus di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dan Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Darmawan, Mochammad Ilham (2025) Analisis hukum islam terhadap tindakan suami mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan istri : studi kasus di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dan Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Mochammad Ilham Darmawan_ 05020120065 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Mochammad Ilham Darmawan_ 05020120065 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 June 2029.

Download (2MB)

Abstract

Di masa modern ini terdapat masifnya perceraian disebabkan oleh perselingkuhan. Akan tetapi, perihal tersebut tidak berlaku terhadap para suami di Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Gedangan ini menunjukkan yang hal yang berbeda dikarenakan mereka lebih memilih untuk memaafkan dan memberikan kesempatan kedua meskipun lebih banyak yang memutuskan untuk bercerai. Padahal mayoritas suami, yang kerap kali sangat menjunjung tinggi harga diri, umumnya sulit untuk menerima perselingkuhan yang dilakukan oleh istri. Oleh karena itu, para korban perselingkuhan di masa modern ini menjadi perihal yang sangat langka, dimana mereka lebih memilih mempertahankan pernikahan daripada menceraikan istrinya ang telah berselingkuh. Skripsi ini menjawab pertanyaan yang dituangkan dalam dua rumusan masalah: bagaimana tindakan suami mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan isteri dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap terhadap tindakan suami mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan isteri . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Penelitian hukum empiris ini biasa disebut dengan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang bertujuan pada pengumpulan data empiris di lapangan yang mana didalam penelitiannya dilakukan secara langsung dengan melibatkan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara. Pengumpulan data primer yang dilakukan penulis dengan depth interview (wawancara mendalam) baik secara terstruktur maupun non struktur, kepada para (suami yang mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan istri. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa suami tetap mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan istri. Pertama, Adapun faktor utama yang menjadi pertimbangan oleh suami untuk mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan istri adalah adanya seorang anak, melindungi status sosial, suami memilih sabar dan rela menanggung rasa sakitnya demi menjaga nama baik keluarga. Kedua, menurut fiqh dan pandangan para ulama terhadap tindakan suami mempertahankan pernikahan pasca terungkapnya perselingkuhan istri ini hukumnya terdapat dua hukum yaitu pertama, disunahkan menceraikan istrinya karena secara syarat, telah memenuhi unsur istri berkhianat apalagi disertai sampai dengan berzina. Ketiga, diperbolehkan juga suami mempertahankan istrinya dengan syarat istri harus bertaubat, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya kembali. Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian, penulis berharap tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya peneliti, serta menjadi bahan pertimbangan bagi berbagai pihak. Bagi pasangan suami istri, disarankan untuk meningkatkan kualitas komunikasi, saling pengertian, dukungan, dan komitmen dalam pernikahan guna mewujudkan keharmonisan serta mencegah konflik rumah tangga. Kemudian, kepada pemerintah desa dan tokoh masyarakat, disarankan untuk membentuk serta melaksanakan program pembinaan rumah tangga, seperti penyuluhan dan bimbingan khusus bagi pasangan suami istri, serta mempertegas penerapan sanksi atau denda adat dalam menyikapi konflik rumah tangga. Selain itu, diperlukan kerja sama antara tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan pengawasan sosial. Kepada Kepala KUA beserta staf, diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan bimbingan atau kursus pra-nikah agar calon pasangan memiliki kesiapan dan kematangan dalam membina rumah tangga.Selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kajian lebih mendalam mengenai komitmen suami istri pasca terungkapnya perselingkuhan serta dinamika psikologis suami korban perselingkuhan dalam mempertahankan pernikahan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Darmawan, Mochammad Ilhamilham09darmawan@gmail.com05020120065
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorNajah, Ahmadunahmadun.najah@yahoo.com2015097704
Subjects: Hukum Islam
Perkawinan
Keywords: Perkawinan; perselingkuhan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Mochammad Darmawan
Date Deposited: 10 Jun 2026 02:27
Last Modified: 10 Jun 2026 02:27
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91013

Actions (login required)

View Item View Item