This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Mahmudan, Ahmad Ashfiya (2026) Resepsi pembacaan al-fatihah, al-ikhlas, dan al-mu’awwidhatain tujuh kali pada tradisi ziarah kubur di PP Adnan Al-Charish Bojonegoro. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Ahmad Ashfiya Mahmudan_07010322003 OK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Ahmad Ashfiya Mahmudan_07010322003 Full.pdf Restricted to Repository staff only until 10 June 2029. Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari fenomena praktik ziarah kubur yang disertai pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an, yaitu Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Mu’awwidhatain di lingkungan pesantren Adnan Al-Charish. Tradisi ini menunjukkan adanya interaksi antara teks suci dan praktik sosial yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat pesantren. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosesi ziarah kubur di Pondok Pesantren Adnan Al-Charish serta menganalisis resepsi fungsional masyarakat pesantren terhadap pembacaan surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Mu’awwidhatain dalam tradisi tersebut. Dari situ munculah rumusan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana praktik prosesi ziarah kubur yang dilaksanakan Pondok Pesantren Adnan Al-Charish? 2. Bagaimana analisis resepsi fungsional masyarakat pesantren terhadap praktik pembacaan surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Mu’awwidhatain dalam tradisi ziarah kubur? Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan interdisipliner yang memadukan kajian kitab-kitab tafsir dengan teori resepsi Ahmad Rafiq. Adapun data primer bersumber informan seperti para ustaz, dan santri, kitab Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzim karya Ibnu Katsir, Mafatih Al-Gayb karya Al-Razi serta buku Ahmad Rafiq yang berjudul The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal yang setema. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teori yang digunakan adalah teori resepsi Al-Qur’an dari Ahmad Rafiq, dengan fokus pada resepsi fungsional sebagai pisau analisis untuk memahami bagaimana teks Al-Qur’an ditafsirkan dan dimaknai dalam praktik ziarah kubur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, prosesi ziarah kubur dilaksanakan secara terstruktur, dimulai dari tawassul kepada Nabi Muhammad, para auliya, dan masyayikh, dilanjutkan dengan pembacaan surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Mu’awwidhatain masing-masing sebanyak tujuh kali, dan diakhiri dengan doa bersama. Kedua, dalam perspektif resepsi fungsional, masyarakat pesantren memaknai pembacaan surah-surah tersebut sebagai bentuk doa, perlindungan, penguatan tauhid, serta hadiah pahala yang diyakini dapat sampai kepada ahli kubur. Dengan demikian, Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai teks yang dipahami secara makna, tetapi juga dihidupkan dalam praktik keagamaan sebagai sarana spiritual yang memperkuat hubungan antara manusia dengan Allah dan dengan orang yang telah wafat.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Agama Ahlusunnah Waljama'ah Budaya Islam Al Qur'an |
||||||||
| Keywords: | Resepsi Fungsional; Al-Fatihah; Al-Ikhlas; Al-Mu’awwidhatain; Ziarah Kubur. | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | Ahmad Ashfiya Mahmudan | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 04:23 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Jun 2026 04:23 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
