Resepsi fungsional generasi muda tentang berkatan dalam tradisi manganan pascapanen di Desa Kedungdowo, Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sucipto, Rizqina Autca Niha (2026) Resepsi fungsional generasi muda tentang berkatan dalam tradisi manganan pascapanen di Desa Kedungdowo, Bojonegoro. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Rizqina Autca Niha Sucipto_07010322022 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Rizqina Autca Niha Sucipto_07010322022 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 June 2029.

Download (2MB)

Abstract

Tradisi berkatan merupakan bagian penting dari praktik manganan yang dilaksanakan oleh masyarakat Kedungdowo sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen. Seiring perkembangan zaman, terjadi dinamika dalam cara generasi muda memaknai tradisi ini, sehingga penting untuk dikaji bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an tetap hidup dalam praktik tersebut. Berdasarkan uraian latar belakang, identifikasi, dan batasan masalah diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Bagaimana prosesi pelaksanaan berkatan dalam tradisi manganan pascapanen di Desa Kedungdowo, Bojonegoro? 2. Bagaimana analisis resepsi fungsional generasi muda terhadap nilai-nilai Al-Qur’an yang terkandung dalam berkatan pada tradisi manganan yang dilaksanakan di Desa Kedungdowo?. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (filed research) dengen pendekatan interdisipliner yang menggabungkan kajian kitab tafsir dengan teori resepsi fungsional Ahmad Rafiq. Data primer diperoleh dari informan dengan observasi dan wawancara langsung di Desa Kedungdowo, Bojonegoro, kitab-kitab tafsir meliputi 1. Tafsir Al-Misbah karya Muhammad Quraish Shihab 2. Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka 3. Tafsir Al-Qurthubi dan karya Ahmad Rafiq yang berjudul The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an. Sedangkan Sumber sekunder meliputi literatur akademik, jurnal dan buku. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta generasi muda sebagai informan utama. Pendekatan ini digunakan untuk memahami bagaimana ajaran Al-Qur’an, khususnya nilai syukur, sedekah dan kerukunan diimplementasikan dalam tradisi Berkatan. Hasil penelitian menunjukkan 1. Pelaksanaan tradisi Berkatan dilakukan melalui rangkaian kegiatan religius seperti pembacaan tahlil, doa bersama, serta pembagian makanan sebagai bentuk sedekah. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual budaya, tetapi juga sebagai sarana penguatan nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan masyarakat. 2. Dalam perspektif resepsi fungsional, tradisi Berkatan mencerminkan bagaimana Al-Qur’an hidup dalam praktik sosial sebagai wujud syukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan. Resepsi generasi muda terhadap tradisi ini menunjukkan generasi muda masih memaknai Berkatan sebagai bentuk implementasi ajaran Islam yang mengandung nilai syukur, sedekah, dan ukhuwah. Dengan demikian, berkatan dalam tradisi manganan dapat dipahami sebagai manifestasi living Qur’an yang tidak hanya mempertahankan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mengalami dinamika pemaknaan di tengah perubahan sosial.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sucipto, Rizqina Autca Nihanihasucipto@gmail.com07010322022
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorPurwanto, Purwantojalamakna@gmail.com2017047802
Subjects: Agama
Kebudayaan
Al Qur'an
Adat
Keywords: Resepsi Fungsional; Tradisi Berkatan; Manganan; Living Qur’an.
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Rizqina Autca Niha Sucipto
Date Deposited: 10 Jun 2026 06:31
Last Modified: 10 Jun 2026 06:31
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91015

Actions (login required)

View Item View Item