This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Hikmah, Firda Ilmiyatullaili Nur (2026) Analisis teks terjemahan dalam manuskrip tafsir al-jalalayn q.s. Yusuf: koleksi Pondok Pesantren Al-Akhyar Bangkalan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Firda Ilmiyatullai Nur Hikmah_07040322107.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Firda Ilmiyatullai Nur Hikmah_07040322107_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 26 June 2029. Download (3MB) |
Abstract
Manuskrip Tafsir Al-Jalalayn Q.S. Yusuf yang menjadi koleksi Pondok Pesantren Al-Akhyar Tambak Agung Bangkalan (kode: NT-TQSY-TBAG-56) merupakan salah satu warisan intelektual Islam Nusantara yang memuat terjemahan interlinear berbahasa Jawa aksara Pegon yang dikenal dengan istilah makna gandhul. Kajian sebelumnya terhadap manuskrip ini masih berfokus pada aspek kodikologi, sedangkan teks terjemahannya belum dianalisis secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) metode terjemahan yang digunakan dalam teks terjemahan manuskrip Tafsir Al-Jalalayn Q.S. Yusuf, dan (2) karakteristik penggunaan tingkatan bahasa Jawa dalam terjemahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Objek kajian dibatasi pada teks terjemahan interlinear berbahasa Jawa Pegon yang menyertai tafsir surah Yusuf. Dari keseluruhan 112 ayat, penelitian ini menganalisis 33 penggalan data terjemahan yang dipilih secara purposif karena merepresentasikan kecenderungan metode terjemahan dan penggunaan tingkat tutur bahasa Jawa. Analisis metode terjemahan menggunakan teori equivalence Eugene A. Nida, khususnya formal equivalence dan dynamic equivalence, sedangkan analisis tingkat tutur menggunakan teori unggah-ungguh basa Soepomo Poedjosoedarmo. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, kritik teks, transliterasi Pegon-Latin dan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode terjemahan dalam manuskrip ini memperlihatkan perpaduan formal equivalence dan dynamic equivalence, dengan kecenderungan dominan pada dynamic equivalence. Formal equivalence tampak ketika penerjemah masih mempertahankan bentuk dan struktur bahasa sumber yang masih mengikuti susunan gramatikal Arab, mempertahankan penegas, atau menjaga relasi sintaksis tertentu dalam bahasa sasaran. Sebaliknya, dynamic equivalence tampak pada data ketika penerjemah menambahkan penjelasan, memperluas makna, mengalihkan idiom Arab ke ungkapan Jawa yang lebih komunikatif, atau menyesuaikan makna dengan konteks pembaca pesantren Jawa. Dari sisi kebahasaan, terjemahan manuskrip menggunakan ngoko, krama, dan krama inggil secara fungsional. Ngoko dipakai dalam konteks keakraban atau relasi hierarkis dari pihak yang lebih tinggi kepada yang lebih rendah, krama digunakan sebagai ragam naratif dan dalam situasi penghormatan umum, sedangkan krama inggil dipakai untuk memuliakan tokoh nabi, orang tua, atau konteks spiritual. Dengan demikian, terjemahan dalam manuskrip ini tidak hanya berfungsi sebagai pengalih bahasa, tetapi juga sebagai media transmisi tafsir yang mengintegrasikan pemahaman keagamaan, pedagogi pesantren, dan tata nilai sosial-budaya Jawa.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | Manuskrip Tafsir > Tafsir Al Qur'an |
||||||||
| Keywords: | Manuskrip tafsir al-Jalalayn; terjemahan; unggah-ungguh bahasa | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | Firda Ilmiyatullaili Nurhikmah | ||||||||
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:35 | ||||||||
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:35 | ||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/91913 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
