This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Arrosyid, Muchammad Aziz (2026) Analisis pengaruh kekasaran permukaan beton terhadap penempelan biofouling pada zona pasang surut di perairan jembatan Suramadu Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
|
Text
Muchammad Aziz Arrosyid_09040422072.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
Muchammad Aziz Arrosyid_09040422072_Full.pdf Restricted to Repository staff only until 29 June 2029. Download (6MB) |
Abstract
Biofouling merupakan proses penempelan organisme laut pada permukaan yang terendam di perairan dan dapat memengaruhi kondisi struktur beton di lingkungan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kekasaran permukaan beton terhadap pertumbuhan biofouling pada zona pasang surut di Perairan Jembatan Suramadu, Surabaya. Penelitian menggunakan substrat beton konvensional dengan dua variasi permukaan, yaitu permukaan halus dan permukaan kasar, yang ditempatkan pada Pilar 2 dan Pilar 4 selama ±100 hari pengamatan. Parameter yang diamati meliputi jenis makrofouling, kepadatan, persentase tutupan, indeks keanekaragaman, biomassa, laju penempelan, serta parameter kualitas perairan berupa suhu, salinitas, pH, dissolved oxygen (DO), nitrat, dan fosfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan makrofouling meningkat selama masa pengamatan pada kedua jenis substrat di Pilar 2 dan Pilar 4. Jenis makrofouling yang ditemukan terdiri atas Amphibalanus sp., Saccostrea sp., dan Crassostrea sp., dengan dominasi utama oleh Amphibalanus sp. Nilai indeks keanekaragaman pada seluruh substrat termasuk kategori rendah, dengan nilai 0.4125 pada Pilar 2 permukaan kasar, 0.2148 pada Pilar 2 permukaan halus, 0.3362 pada Pilar 4 permukaan kasar, dan 0,6739 pada Pilar 4 permukaan halus. Substrat beton permukaan halus cenderung memiliki nilai jumlah individu, kepadatan, laju penempelan, persentase tutupan, dan biomassa lebih tinggi dibandingkan permukaan kasar. Biomassa tertinggi ditemukan pada permukaan halus sebesar 0.84 gram pada Pilar 2 dan 0.87 gram pada Pilar 4. Penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan makrofouling tidak hanya dipengaruhi oleh kekasaran permukaan substrat, tetapi juga oleh faktor lingkungan dan kemampuan adaptasi organisme penempel terhadap substrat beton di zona pasang surut.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Biologi Ilmu Kelautan Ekologi |
||||||||||||
| Keywords: | Surface roughness; macrofouling; intertidal zone | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Ilmu Kelautan | ||||||||||||
| Depositing User: | Muchammad Aziz Arrosyid | ||||||||||||
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:23 | ||||||||||||
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:23 | ||||||||||||
| URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/92176 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
