Hakim, Abdulloh (2024) Analisis hukum Islam terhadap pemenuhan hubungan seks pada perkawinan beda agama di perumahan Pondok Permata Suci Manyar Kabupaten Gresik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Abdulloh Hakim_C91217034.pdf
Download (1MB)
Abdulloh Hakim_C91217034_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 August 2029.
Download (1MB)
Abstract
Skripsi ini berjudul ”Analisis Hukum Islam Terhadap Pemenuhan Hak Dan Kewajiban Suami Istri Beda Agama Di Perumahan Pondok Permata Suci Manyar Kabupaten Gresik”. Skripsi ini di tulis untuk menjawab pertanyaan yang di tuangkan dalam dua rumusan masalah: Bagaimana problematika pernikahan yang tidak disertai melakukan hubungan seksual karena beda agama, serta bagaimana analisis hukum islam terhadap pernikahan yang tidak disertai hubungan seksual karena beda agama. Data penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian lapangan. penulis terjun langsung ditengah-tengah masyarakat untuk mencari data dengan menggali informasi yang terjadi yang berkaitan dengan problematika yang diangkat penulis. Sumber data yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah sumber data primer yakni wawancara langsung kepadanarasumber dari salah satu pasangan suami istri dari kasus yang diteliti. Sumber data sekunder didapat dari dalil-dalil al Qur’an maupun hadis, undang-undang tentang perkawinan, pendapat atau pandangan-pandangan ulama’ serta putusan MA. Data tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif dan pola berpikir induktif dengan memaparkan, menjelaskan serta menganalisis dengan aspek-aspek yang berkaitan dengan objek kajian penelitian. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat pasangan suami istri yang beda agama. Dalam penelitian ini pasangan suami istri tersebut tidak pernah melakukan hubungan seksual dari awal menikah dengan alasan si suami yang non islam mengganggap bahwa islam adalah agama yang suci sehingga suami sangat menghargai istrinya dengan membuat keputusan untuk tidak ingin memiliki keturunan dari rahim istrinya yang beragama islam dan jika mereka menginginkan keturunan dari darah dagingnya sendiri maka harus ada salah satu pihak yang berpindah keyakinan sehingga mereka menjadi pasangan seagama. Adapun alasan lain yang menguatkan keputusan suami untuk tidak melakukan hubungan seksual dengan istrinya karna suami sudah menganggap istrinya sama seperti ibunya sendiri yang mana hanya memenuhi kebutuhannya saja tanpa ada hubungan biologis. Sejalan dengan kesimpulan diatas penulis menyarankan: bagi masyarakat yang beragama islam untuk memikirkan secara matang ketika menjalin hubungan dengan pasangan yang beda agama karna menurut Undang-Undang Perkawinan dan KHI tidak memperbolekan adanya pernikahan beda agama dan jika tidak taat pada hukum tersebut maka pernikahan tidak sah serta hukum hubungan biologisnya menjadi haram.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pernikahan; hak dan kewajiban suami istri beda agama | ||||||||
| Subjects: | Hukum Islam Nikah Agama dan Ilmu Pengetahuan |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | Abdulloh Hakim | ||||||||
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 07:26 | ||||||||
| Last Modified: | 05 Aug 2026 07:27 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/93070 |
