This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Zaitunah, Umi (2012) Dagang Sape Arembhek menurut perspektif hukum Islam: studi kasus di Desa Kayuputih Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Text
Cover.pdf Download (454kB) |
||
Text
Abstrak.pdf Download (109kB) |
||
Text
Daftar Isi.pdf Download (467kB) |
||
|
Text
Bab 1.pdf Download (170kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 2.pdf Download (186kB) | Preview |
|
Text
Bab 3.pdf Download (1MB) |
||
|
Text
Bab 4.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
Bab 5.pdf Download (366kB) | Preview |
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (364kB) |
Abstract
Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana praktik dagang sape arembhek di Desa Kayuputih Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo dan bagaimana perspektif hukum Islam terhadap praktik dagang sape arembhek di Desa Kayuputih Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Dalam menjawab permasalahan tersebut menggunakan penelitian kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Maka data penelitian yang dihimpun menggunakan metode interview dan observasi, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis yaitu menjelaskan data tentang praktik dagang sape arembhek yang dianalisis dengan hukum Islam untuk mengambil kesimpulan melalui pola pikir induktif yaitu dengan melihat fakta dan data hasil penelitian tersebut kemudian dianalisis dengan hukum Islam yakni konsep bai yang bersifat umum dan diakhiri dengan kesimpulan. Data yang diperoleh: praktik dagang sape arembhek dilakukan dengan cara saling kompromi antara pedagang pertama (pembeli pertama) dengan pedagang kedua (pembeli kedua) untuk menipu penjual agar memperoleh harga lebih murah. Dimana pedagang pertama berpura-pura membeli dan menawar sapi pada harga yang disepakati oleh penjual. Tetapi tiba-tiba pedagang pertama membatalkan transaksi tersebut supaya dibeli oleh pedagang kedua dengan harga lebih murah dari harga yang ditawarkan oleh penjual kepada pedagang pertama. Dalam kompromi tersebut pedagang pertama mendapat bonus dari pedagang kedua. Hasil penelitian menyatakan bahwa praktik dagang sape arembhek di Desa Kayuputih Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo adalah akad jual beli yang fasid karena adanya unsur keterpaksaan dari pihak penjual, adanya fluktuasi harga, adanya unsur garar&m termasuk jual beli najasy. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka disarankan bagi penjual dan pedagang hendaknya berlaku jujur dalam transaksi jual beli agar membawa keberkahan dan tidak merugikan orang lain. Selain itu, bagi Bapak Lurah Desa Kayuputih Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo dan tokoh agama setempat hendaknya memberikan penyuluhan tentang bagaimana pelaksanaan jual beli yang sesuai dengan ajaran agama Islam agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Creators: |
|
||||||
Subjects: | Jual Beli Peternakan > Ternak Sapi |
||||||
Keywords: | Jual beli; hewan ternak | ||||||
Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syariah | ||||||
Depositing User: | Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id | ||||||
Date Deposited: | 19 Oct 2017 04:24 | ||||||
Last Modified: | 04 Oct 2018 09:00 | ||||||
URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/20693 |
Actions (login required)
View Item |