This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Zahra, Rihhadatul Aisy az (2025) Implementasi kerja sama maritim Indonesia dan Australia di bidang keselamatan pelayaran oleh Direktorat Jenderal perhubungan laut tahun 2018-2022. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
![]() |
Text
Rihhadatul Aisy Az Zahra_10020221065 full.pdf Restricted to Repository staff only until 8 August 2028. Download (8MB) |
![]() |
Text
Rihhadatul Aisy Az Zahra_10020221065.pdf Download (8MB) |
Abstract
Isu keselamatan pelayaran menjadi perhatian strategis bagi Indonesia dan Australia, khususnya setelah meningkatnya jumlah kecelakaan laut dan perlunya menciptakan perairan yang aman, tertib, dan sesuai dengan standar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerja sama bilateral dalam bidang keselamatan pelayaran melalui Plan of Action tahun 2018–2022, dengan fokus pada peran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dianalisis melalui kerangka siklus kebijakan internasional sebagaimana dikembangkan oleh Sebastian Paulo, yang mencakup tahapan agenda setting, decision-making, implementation, serta compliance monitoring and evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama ini diawali dengan artikulasi isu keselamatan pelayaran sebagai agenda bersama melalui dokumen deklaratif, yang kemudian dituangkan dalam Plan of Action sebagai hasil negosiasi antaraktor negara. DJPL berperan aktif dalam tahap implementasi melalui berbagai program konkret seperti pelatihan teknis, pertukaran ahli, serta asistensi kebijakan. Australia berkontribusi sebagai penyedia sumber daya dan pendamping teknis, sedangkan Indonesia menunjukkan kapasitas adaptif meskipun masih menghadapi keterbatasan struktural. Pada tahap evaluasi dan monitoring, tidak terdapat mekanisme sanksi formal, namun kepatuhan tetap dijaga melalui sistem pelaporan dan keberlanjutan agenda. Kerja sama ini belum menghasilkan reformasi kelembagaan secara menyeluruh, namun telah mendorong keberlanjutan melalui agenda kerja sama baru dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerja sama bilateral ini mencerminkan praktik tata kelola kerja sama internasional yang bertahap, adaptif, dan berbasis interdependensi strategis antar negara.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Creators: |
|
||||||||
Contributors: |
|
||||||||
Subjects: | Hubungan Internasional Kerjasama Internasional |
||||||||
Keywords: | Kerjasama maritim Indonesia-Australia; Direktorat Jenderal perhubungan laut; keselamatan maritim | ||||||||
Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional | ||||||||
Depositing User: | Rihhadatul Aisy Az Zahra | ||||||||
Date Deposited: | 08 Aug 2025 07:51 | ||||||||
Last Modified: | 08 Aug 2025 07:51 | ||||||||
URI: | http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/83557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |