Aziz, Mukhammad Wahyudin (2025) Motif legitimasi otoritas tokoh agama dalam video berjudul “K. H. Marzuki Mustamar – Partai yang didirikan NU resmi adalah PKB: analisis wacana kritis Michel Foucault. Undergraduate thesis, UIN SUnan Ampel Surabaya.
Mukhammad Wahyudin Aziz_E91219091.pdf
Download (2MB)
Mukhammad Wahyudin Aziz_E91219091_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 October 2029.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengklarifikasi dan menganalisis motif legitimasi yang disampaikan oleh tokoh agama dalam video berjudul "KH. Marzuki Mustamar - Partai yang Didirikan Resmi NU adalah PKB". Dalam konteks perkembangan zaman yang terus berubah, penelitian ini menyoroti bagaimana tokoh agama memanfaatkan otoritas keagamaan untuk membangun dan memperkuat legitimasi dalam ranah sosial-politik. Kajian ini berfokus pada cara wacana legitimasi dikonstruksi, dimaknai, dan disampaikan, serta bagaimana pengaruhnya terhadap pembentukan opini publik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis wacana kritis berdasarkan teori Michel Foucault, yang menekankan pada relasi kekuasaan dalam produksi dan distribusi wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama memiliki peran yang sangat signifikan dalam membangun citra (brand image) tokoh politik tertentu. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan kesamaan identitas dalam organisasi masyarakat dan agama yang memiliki basis kuat di tengah masyarakat. Melalui strategi komunikasi yang berbasis wacana, tokoh agama dapat menciptakan hubungan simbolis antara nilai-nilai keagamaan dengan agenda politik tertentu, sehingga menghasilkan legitimasi yang diterima oleh masyarakat luas. Legitimasi ini tidak hanya diperoleh melalui penyampaian wacana secara langsung, tetapi juga melalui proses reproduksi makna oleh audiens yang dipengaruhi oleh otoritas moral dan spiritual tokoh agama tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami hubungan antara agama, politik, dan wacana kekuasaan. Temuan ini menegaskan bahwa wacana legitimasi tokoh agama tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen kekuasaan yang mampu membentuk persepsi publik dan memengaruhi dinamika sosial-politik. Kajian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi penelitian lebih lanjut mengenai peran wacana dalam interaksi antara agama dan politik, terutama di tengah perkembangan masyarakat modern yang semakin kompleks.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Legitimasi; wacana; relasi kuasa; Michel Foucault | ||||||||
| Subjects: | Agama Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan Nahdlatul Ulama |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam | ||||||||
| Depositing User: | Mukhammad Wahyuddin Aziz | ||||||||
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 08:27 | ||||||||
| Last Modified: | 15 Oct 2026 08:27 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/80046 |
