Kebijakan pengembangan Kampung Bandeng di gresik: analisis berdasarkan maqāṣid al sharīʿah dan blue economy

Azizah, Anzani Milatul (2025) Kebijakan pengembangan Kampung Bandeng di gresik: analisis berdasarkan maqāṣid al sharīʿah dan blue economy. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Anzani Milatul Azizah_08040422099 OK.pdf] Text
Anzani Milatul Azizah_08040422099 OK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Anzani Milatul Azizah_08040422099 Full.pdf] Text
Anzani Milatul Azizah_08040422099 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 October 2029.

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Kebijakan Pengembangan Kampung Bandeng di Gresik: Analisis Perspektif Maqāṣid al-Sharīʿah dan Blue Economy”. Kampung Bandeng di Desa Pangkah Wetan, Kabupaten Gresik, merupakan salah satu kebijakan pengembangan sektor perikanan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan budidaya bandeng berbasis potensi lokal. Namun, implementasi kebijakan tersebut tidak hanya perlu dinilai dari aspek ekonomi, melainkan juga dari dimensi nilai keislaman, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengembangan Kampung Bandeng oleh pemerintah daerah, mengkaji kesesuaiannya dengan perspektif Maqāṣid al-Sharīʿah, serta menelaah implikasinya terhadap penerapan konsep blue economy. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, pemerintah desa, ketua kelompok petambak, petambak bandeng, serta pelaku pengolahan hasil perikanan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengaitkan temuan lapangan pada konsep Maqāṣid al-Sharīʿah dan prinsip ekonomi biru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Kampung Bandeng telah mendorong peningkatan produksi, nilai tambah ekonomi, dan penguatan kelembagaan petambak, serta mengandung nilai-nilai maqāṣid, khususnya ḥifẓ al-māl dan ḥifẓ al-dīn. Namun, implementasinya belum sepenuhnya optimal dalam aspek pemerataan manfaat, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan generasi. Implikasi terhadap blue economy terlihat pada upaya efisiensi sumber daya dan inovasi produk, meskipun masih menghadapi tantangan ekologis dan sosial. Kesimpulannya, kebijakan Kampung Bandeng memiliki potensi besar sebagai model pembangunan perikanan berkelanjutan berbasis nilai Islam dan ekonomi biru. Namun, diperlukan penguatan pendampingan, integrasi kebijakan lintas sektor, serta peningkatan literasi lingkungan agar tujuan keberlanjutan dapat tercapai secara optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
Name Email NIM
Azizah, Anzani Milatul anzanimila05@gmail.com 08040422099
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Azizah, Imroatul imroatul.azizah@uinsa.ac.id 2011087302
Uncontrolled Keywords: Kebijakan Kampung Bandeng; Maqāṣid al-Sharīʿah; Blue Economy.
Subjects: Ekonomi Islam
Kebijakan Publik
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Anzani Azizah
Date Deposited: 06 Oct 2026 07:39
Last Modified: 06 Oct 2026 07:39
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86291

Actions (login required)

View Item
View Item