Lufdhi, Rafli Maulana (2026) أسماء مدينة الرسول في نظر الطوبونيميا. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Rafli Maulana Lufdhi_03040122086 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 October 2029.
Download (2MB)
Rafli Maulana Lufdhi_03040122086.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji nama-nama Kota Rasulullah ﷺ dalam perspektif toponimi sebagai cabang kajian linguistik yang menelaah hubungan antara bahasa, tempat, sejarah, dan identitas budaya. Kajian ini didasarkan pada asumsi bahwa penamaan tempat tidak semata-mata berfungsi sebagai penanda geografis, melainkan mengandung muatan makna historis, religius, dan sosial yang merepresentasikan cara pandang masyarakat terhadap ruang dan lingkungan sekitarnya. Kota Rasulullah ﷺ memiliki kekhasan tersendiri karena kedudukannya yang sakral dalam Islam serta kekayaan penamaan yang merefleksikan perjalanan sejarah dan perkembangan peradaban Islam. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi dan menginventarisasi nama-nama Kota Rasulullah ﷺ yang tercantum dalam sumber-sumber Arab otoritatif, (2) mengungkap asal-usul nama-nama tersebut dari aspek linguistik dan historis, serta (3) menganalisis maknanya secara linguistik dan konseptual dengan pendekatan toponimi, serta dikaitkan dengan teori relativitas linguistik (Sapir–Whorf) yang menekankan pengaruh bahasa terhadap pola pikir dan pembentukan identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik dan historis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap kitab-kitab klasik, literatur kebahasaan, serta karya-karya kontemporer yang membahas nama-nama Kota Madinah. Analisis difokuskan pada tiga belas nama Kota Rasulullah ﷺ dengan menelusuri akar kata, konteks historis, serta makna leksikal dan konseptualnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nama-nama Kota Rasulullah ﷺ merepresentasikan dinamika sosial, religius, dan budaya yang berkembang sejak masa pra-Islam hingga periode Islam. Nama-nama tersebut tidak hanya menunjukkan fungsi penamaan tempat, tetapi juga berperan sebagai simbol identitas kolektif dan memori spiritual umat Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa kajian toponimi memiliki kontribusi penting dalam memahami relasi antara bahasa, sejarah, dan budaya, khususnya pada wilayah yang memiliki nilai religius tinggi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Toponimi; nama tempat; kota Rasulullah; relativitas linguistik; makna bahasa | ||||||||||||
| Subjects: | Bahasa Arab Sejarah Peradaban Islam Hadis |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab | ||||||||||||
| Depositing User: | Rafli Maulana Lufdhi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 06:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 09 Oct 2026 06:39 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/86696 |
