Hikmah, Jum'atin Nuril (2025) صورة المرأة في ديوان "يوميات امرأة" لنزار قباني (دراسة الأدب الاجتماعي). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Jum'atin Nuril Hikmah_03010122008 OK.pdf
Download (2MB)
Jum'atin Nuril Hikmah_03010122008 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 September 2029.
Download (2MB)
Abstract
Penggambaran perempuan dalam sastra Arab modern tidak dapat dilepaskan dari kondisi sosial dan budaya masyarakatnya. Salah satu penyair yang konsisten menampilkan pengalaman perempuan adalah Nizar Qabbani. Diwan Yaumiyyāt Imra’ah menghadirkan perempuan sebagai subjek yang hidup di bawah tekanan norma sosial, ketimpangan gender, dan kontrol moral patriarkal. Penelitian ini bertujuan mengkaji penggambaran perempuan dalam diwan tersebut, nilai-nilai sosial yang tampak, serta pengaruh konteks sosial terhadap cara Qabbani membangun karakter perempuan dalam puisinya. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra Alan Swingewood yang memandang karya sastra sebagai cerminan kondisi sosial masyarakat. Pendekatan mimesis turut digunakan untuk memahami puisi sebagai representasi pengalaman sosial perempuan yang nyata dalam masyarakat Arab patriarkal. Dengan kerangka ini, penggambaran perempuan dipahami tidak hanya sebagai ekspresi estetik, tetapi juga sebagai refleksi struktur sosial dan ideologi yang melingkupinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif. Data penelitian berupa bait-bait puisi dalam diwan Yaumiyyāt Imra’ah yang merepresentasikan pengalaman, perasaan, dan posisi sosial perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan pembacaan mendalam, sedangkan analisis data dilakukan dengan menafsirkan teks berdasarkan konteks sosial dan teori yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam Yaumiyyāt Imra’ah digambarkan sebagai subjek yang mengalami tekanan sosial, pembatasan kebebasan, ketimpangan hak gender, dan pengawasan moral. Perempuan tidak hanya tampil sebagai objek cinta, tetapi sebagai individu yang memiliki kesadaran diri, kegelisahan batin, luka psikologis, serta keberanian menegaskan martabatnya. Nilai sosial yang tampak meliputi ketidakadilan gender, penindasan simbolik, kemunafikan sosial, dan kritik terhadap sistem patriarkal. Selain itu, konteks sosial dan perubahan zaman terbukti memengaruhi cara Qabbani menggambarkan perempuan sebagai medium kritik sosial dan representasi pengalaman kolektif masyarakat Arab.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nizar Qabbani; Yaumiyyāt Imra’ah; perempuan; nilai sosial; sosiologi sastra. | ||||||||||||
| Subjects: | Puisi Sosiologi Tradisi Wanita Budaya |
||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab | ||||||||||||
| Depositing User: | Jum'atin Nuril Hikmah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 06:30 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Sep 2026 06:30 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87250 |
