Audina, Izzah (2026) Representasi maqashid syariah kontemporer Jasser Auda dalam 17+8 tuntutan rakyat: studi kasus demonstrasi di Gedung DPR-RI 28 Agustus 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.
Izzah Audina_07040422020 ok.pdf
Download (1MB)
Izzah Audina_07040422020 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 January 2029.
Download (4MB)
Abstract
Skripsi ini meneliti tentang bagaimana representasi maqashid syariah digali dalam sebuah gerakan yang bernama “17+8 Tuntutan Rakyat”. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dikarenakan penelitian ini menggunakan studi dokumen atau literatur. Kerangka pemikiran yang digunakan adalah maqashid syariah kontemporer yang diusulkan oleh Jasser Auda yang memiliki enam fitur sistem sebagai pisau analisis utama. Diantaranya adalah watak kognitif, kemenyeluruhan, keterbukaan, hirarki yang saling mempengaruhi, multidimensionalitas, dan kebermaksudan. Peneliti menganalisis tuntutan-tuntutan yang telah dikelompokkan ke dalam empat aspek besar yakni hukum dan HAM, politik dan tata kelola pemerintahan, ekonomi dan kesejahteraan sosial, dan demokrasi. Selanjutnya setiap fitur sistem menganalisis keempat aspek dengan dilakukan penabelan. Hasil penelitian yang diproleh adalah, “17+8 Tuntutan Rakyat” merepresentasikan maqashid syariah sesuai konsep Jasser Auda dikarenakan telah memenuhi keenam fitur teori sistem. Fitur watak kognitif telah terpenuhi dikarenakan 25 tuntutan sudah mampu mencakup kepentingan secara institusional tidak hanya pada individu. Pada fitur keterbukaan, 25 tuntutan sudah mencerminkan keterbukaan system untuk menghindari stagnansi sistem. Pada fitur hirarki yang saling memengaruhi, 25 tuntutan sudah menerapkan kesetaraan, tidak terbatas dan terpisah pada tingkatan. Pada fitur multidimensionalitas, 25 tuntutan sudah mampu mencakup dimensi lain selain yang secara eksplisit tertera pada tuntutan. Pada fitur kebermaksudan, 25 tuntutan sudah menmiliki tujuan yang jelas yang berorientasi pada kemaslahatan (maqashid syariah) masih berhubungan dengan syariat islam (Al-Qur’an). Pada fitur kemenyeluruhan, 25 tuntutan sudah memenuhi dikarenakan Konsep Jasser Auda yang menerapkan teori sistem ini mengharuskan semua aspek berjalan bersama memenuhi keenam fitur untuk bisa disebut sebagai maqashid syariah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Contributors: |
|
||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Representasi; maqashid syariah kontemporer Jasser Auda; 17+8 tuntutan rakya | ||||||||
| Subjects: | Islam > Islam - Negara Politik > Politik Islam Pemikiran |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Politik Islam | ||||||||
| Depositing User: | Izzah Audina | ||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:39 | ||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:39 | ||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87365 |
