Cash Waqf pada masyarakat urban: studi fenomenologi pada kelas menengah di Kota Sidoarjo

Muchlis, Muchlis (2026) Cash Waqf pada masyarakat urban: studi fenomenologi pada kelas menengah di Kota Sidoarjo. Doctoral thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of Muchlis_01040220010 OK.pdf] Text
Muchlis_01040220010 OK.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of Muchlis_01040220010 Full.pdf] Text
Muchlis_01040220010 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 September 2029.

Download (3MB)

Abstract

Cash waqf merupakan bentuk inovasi dari instrumen wakaf yang pada beberapa tahun terakhir menunjukkan trend yang positif. Menggali perspektif masyarakat urban terhadap cash waqf merupakan hal yang menarik mengingat masyarakat perkotaan memiliki karakteristik sosial yang khas dan dinamis, karena itu menarik untuk dikaji bagaimana masyarakat urban ini memaknai cash waqf, serta bagaimana implementasi cash waqf di Lembaga Yatim Mandiri Sidoarjo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat urban kota Sidoarjo, yang menjadi wakif di lembaga Yatim Mandiri. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara mendalam (in-depth interview) dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis fenomenologi yang khas yaitu Interpretive Phenomenological Analysis (IPA). Dan teori yang dipakai sebagai alat analisis adalah relasi agama dan ekonomi menurut Max Weber dan proses pemaknaannya.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pertama implementasi cash waqf di Yatim Mandiri cukup progresif dan update. Strategi penggalangan dana (fundraising) yang dilakukan tidak hanya menggunakan pendekatan secara luring (offline) tetapi juga daring (online) serta melalui kemitraan dengan beberapa korporasi. Pengelolaan dana wakaf sepenuhnya dilakukan oleh kantor pusat. Pengelolaan tersebut memberikan keuntungan, dari keuntungan itu dilakukan pendistribusian. Pendistribusiannya diarahkan pada berbagai program sosial seperti pembangunan gedung sekolah dan masjid, pemberian beasiswa pendidikan, serta pengembangan wakaf produktif. Kedua, Pada aspek pemaknaan, penelitian ini mengidentifikasi bahwa informan memperoleh pemahaman mengenai cash waqf melalui empat media utama, yaitu literatur, majelis ilmu, media sosial, dan kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh lembaga pengelola wakaf. Makna cash waqf yang terbentuk dalam benak masyarakat urban yang menjadi informan penelitian ini mencerminkan pada beberapa nilai utama, yaitu keberdayagunaan (produktivitas), kemanfaatan bagi umat, bentuk ibadah, sumber rezeki, dan sadaqah jariyah.
Implikasi teoritis dari penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan yang erat antara dimensi agama dan ekonomi dalam praktik cash waqf di kalangan masyarakat urban. Temuan ini merefleksikan adanya hubungan timbal balik dimana nilai-nilai keagamaan berperan dalam membentuk orientasi dan motivasi ekonomi individu, sementara praktik ekonomi turut memperkuat ekspresi keberagamaan. Pola relasi ini sejalan dengan konsep elective affinity yang dikemukakan oleh Max Weber yang menjelaskan bahwa agama dan ekonomi tidak berdiri secara terpisah melainkan saling memengaruhi dan memperkuat satu sama lain dalam konteks sosial tertentu.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Creators:
Name Email NIM
Muchlis, Muchlis mmuchsinmuhlis@gmail.com 01040220010
Contributors:
Contribution Name Email NIDN
Thesis advisor Syam, Nur -- 2007085804
Thesis advisor Arifin, Sirajul -- 2014057001
Uncontrolled Keywords: Pemaknaan; Cash Waqf; Masyarakat Urban
Subjects: Wakaf
Divisions: Program Doktor > Ekonomi Syariah
Depositing User: Muchlis Muchlis
Date Deposited: 30 Sep 2026 03:21
Last Modified: 30 Sep 2026 03:21
URI: https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87444

Actions (login required)

View Item
View Item