Fuadiyah, Fina Qotrunnada (2026) Integrasi nilai-nilai agama dan budaya dalam pendidikan islam: studi etnografi pada Masyarakat Samin Bojonegoro. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Fina Qotrunnada Fuadiyah_02040824016 OK.pdf
Download (3MB)
Fina Qotrunnada Fuadiyah_02040824016 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 September 2029.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini ini bertujuan untuk mengkaji bentuk, proses, serta makna integrasi nilai-nilai agama dan budaya dalam pendidikan Islam pada masyarakat Samin di Kabupaten Bojonegoro. Kajian mengenai pendidikan Islam yang mencakup tiga jalur pendidikan sekaligus (formal, nonformal, dan informal) masih sangat terbatas, terutama yang menyoroti bagaimana nilai-nilai agama Islam diintegrasikan dengan nilai-nilai budaya Samin dalam praktik pendidikan. Penelitian-penelitian sebelumnya belum menjelaskan secara rinci proses integrasi nilai agama dan budaya yang berlangsung dalam kehidupan masyarakat Samin, serta masih sedikit penelitian yang menggunakan pendekatan etnografi untuk memahami pendidikan Islam dari perspektif masyarakat Samin Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi yang dilaksanakan di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh adat, pendidik, dan masyarakat, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pendidikan Islam pada masyarakat Samin berlangsung melalui tiga jalur pendidikan, yaitu formal, nonformal, dan informal. Proses integrasi nilai agama dan budaya tidak berlangsung secara menyeluruh pada seluruh dimensi ajaran Islam. Integrasi nilai lebih tampak pada ranah akhlak, di mana nilai-nilai Islam seperti kejujuran, kesederhanaan, kerukunan, toleransi, dan gotong royong terjalin selaras dengan pitutur luhur masyarakat Samin. Pada ranah akidah dan ibadah, hubungan yang terjadi bersifat koeksistensi dan berjalan secara paralel, tanpa adanya pencampuran antara ritual keagamaan dan praktik budaya lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam pada masyarakat Samin berkembang melalui dialog nilai yang kontekstual, menghargai identitas budaya, serta menempatkan agama sebagai sumber pembentukan moral dan spiritual dalam kehidupan sosial masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Islam; Integrasi Nilai; Budaya Samin; Etnografi | ||||||||||||
| Subjects: | Pendidikan Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Fina Qotrunnada Fuadiyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:25 | ||||||||||||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:25 | ||||||||||||
| URI: | https://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/87490 |
